
Bomwaktu.com Makassar, Sulsel — Sungguh memiriskan hati, Norma Dg Lino di usianya tua, menjalani Operasi besar atas penyakit di deritanya di rumah Sakit Islam Faisal jalan Pettarani Makassar, Sabtu (2/3/24).
Sementara Suaminya Mappa Dg Rate juga mendapat panggilan polisi di Unit Tahbang Polres Gowa, sebagai saksi dalam kasus laporan polisi tentang kasus tindak pidana penggelapan terlapor Najamuddin merupakan anak dari Mappa Dg Rate.
Seperti pepatah jatuh tangga tertimpa tangga, Mappa Daeng Rate, lahir di Bontolangkasa Kecamatan Bontonompo Gowa, istrinya lagi Sakit, tapi dia pun di panggil oleh Kanit Unit II Tahbang Satreskrim Polres Gowa, Nova, warga asli Bontonompo Gowa.
Karena demi pertimbangan kemanusiaan, maka Mappa Dg Rate, tidak sempat datang memenuhi panggilan polisi di polres Gowa, bersama anaknya terlapor Najamuddin.
Sehingga penyidik Pak Jafar langsung disampaikan mengenai kabar sakit parahnya ibu Najamuddin Norma Dg Lino. Sehingga Pak Jafar, langsung mengiyakan namun dengan catatan tolong sampaikan bukti sakitnya. Kamipun mengirimkan bukti sakut parahnya ibu Najamuddin.
Memang Mappa Daeng Rate adalah seorang ahli Waris anak tertua dari almarhumah Siko Dg Puji, atas jumlah 1 petak Tanah kering perumahan seluas 0.54.H. pensil nomor 953 C.I. lokasi poros jalan di dusun Katangka Desa Katangka Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan.
Dg Rate terlapor sebagai saksi atas laporan dari salah seorang perempuan Dg Sanging anak Ahli Waris almarhumah Daeng Taco, atas tuduhan tindak pidana penggelapan.
Mappa Daeng Rate menyebutkan, Meski Mappa Daeng Rate adalah ahli Waris tertua, akan tetapi dirinya pun heran ada apa ahli Waris melaporkan sesama Ahli Waris ?. Apalagi istriku lagi sakit keras kasihan, di tambah lagi diterpa dengan panggilan laporan polisi oleh Kanit Unit II Tahbang Satreskrim Polres Gowa, Nova
Hal ini sesuai adat lalu di tinjau lagi dengan di sisi kemanusiaan tentu tidak pantas rasanya, keluarga kami di kasih begini, kasihan.
Jika di telisik secara dalam, memang sangat prihatin atas mendengar adanya panggilan dari Kanit Unit II Tahbang Satreskrim Polres Gowa, Nova.
Apalagi saya ini kasihan sementara berduka, karena istri saya lagi sakit keras jalani operasi. Tenanamo Paccena anjo keluarganya, artinya (sudah tidak ada lagi rasa kemanusiaan dengan keluarga)
Kalau soal, 1 petak Tanah kering perumahan seluas 0.54.H. pensil nomor 953 C.I. lokasi poros jalan di dusun Katangka Desa Katangka Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa, kata, Mappa Daeng Rate saya adalah seorang ahli waris anak tertua dari almarhumah Siko Dg Puji.
Perlundi ketahui, Kasus Perdata itu, masih sedang berjalan melalui kesepakatan Eksekusi Damai antara penggugat dengan tergugat masih sementara berjalan di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Sungguminasa Gowa kelas 1 A.
Sebagai Ahli Waris tertua atas lahan itu, tentu, kami patut pertanyakan, apakah ahli waris sesama ahli waris bisa di tangani laporannya oleh polisi ?.
Ini masalah Perdata tentu penyelesaiannya di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Sungguminasa Gowa, agar masalah ini berjalan sesuai harapan.
Tapi sangat di sayangkan sebab sejumlah anak ahli waris juga ikut campur ikut melakukan provokasi tanpa ikut sesuai petunjuk Pengadilan, “papar, Daeng Rate.
Sebagai anak ahli Waris tertua anak dari Almarhumah Siko Dg Puji, Mappa Dg Rate menyatakan, bahwa kami menilai tidak ada tindak pidana unsur Penggelapan sebagaimana yang di laporkan oleh Hj Junaedah Dg Sanging.
Sebab anak saya tidak pernah mengbil uang pribadinya Junaedah Dg Sanging.
Dan anak saya merupakan cucu tertua dan anak tertua dari ahli waris yang di tunjuk untuk mewakili seluruh ahli waris lengkap dengan tanda tangan dan KTP dan KK, “tegasnya, dia.
Sementara,Wati saudara Najamuddin Dg Serang, mengatakan, saat ini ibunya masih dalam Kamar ICU RSU Islam Faisal, setelah jalani operasi berat selama kurang lebih 3 Jam. Tentu tidak bisa kasihan Kakak saya dan Bapak memenuhi surat panggilan bersama Bapaknya Mappa Dg Rate, datang di Kantor Polisi.
Kita sekeluarga merasa prihatin mengingat ibunya lagi situasi kondisi sakit keras, disisi lain juga ada panggilan polisi, “ujar Wati istri Dg Tola warga Pattallassang Takalar, Minggu (3/3/24) (tim/bw).




