Bakal Cabup – Cawabup Gowa, 2024, Redup “Minim Sosialisasi di Masyarakat ?

Bomwaktu.com, Gowa Sulsel — Gegap gempita pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) Kepala daerah (Pilkada) Gowa, dan pemilihan Gubernur (pilgub) Sulsel, tahun 2024, tinggal beberapa bulan ke depan.
Sejumlah tokoh masyarakat, tidak ingin namanya di publis mengatakan, Para tokoh politik masuk Kandidat, perlu ada perluasan informasi, baik lewat media sosial, brosur , terkait hal program yang akan di laksanakan terhadap pengelolaan sebuah daerah ke dua pasangan para kandidat “
Namun sayangnya, di perhelatan konteks pesta demokrasi 5 tahunan ini, pasalnya nampak terlihat gonjang ganjing gaungya tidak nampak ramai alias redup bagai api lilin, ketimbang pilkada tahun sebelumnya.
Justru yang menguap di perdebatkan di tengah warga, hanya bercerita cenderung terkait monopoli politik, dan becking atau tameng sang calon Bupati Gowa.
Selain itu, juga di picu minimnya sosialisasi dari pelaksana pemilu, di tambah lagi kosolidasi dari cikal bakal calon Bupati (pilbup) bersama Cawabupnya Gowa, terkesan lamban turun mensosialisasikan dirinya.
Mirisnya lagi, sejumlah tokoh politik masuk bakal calon Bupati (Cabup) dan Cawabup di Gowa, terkesan minim menggunakan media online untuk mempularitaskan dirinya di publik.
Seharusnya, dalam mengenalkan visi-misi kandidat pilkada bersama dengan pasangannya, sudah saat menggunakan seluruh jurus pamungkas.
Bukan terus menerus menggelar rapat di internalnya, atau saling mengklaim kehebatannya.
Tapi di butuhkan kerja keras di lapangan untuk langsung dor to door dari rumah ke rumah sosialisasi, “paparnya, dia.
Salah seorang warga di lingkungan Tacciri Kelurahan Lembang Parang Kecamatan Barombong Gowa, menyebutkan, konteks pilkada Gowa tahun ini, kurang hangat, bagaimana tidak, hal ini lantaran warga termasuk saya sendiri, masih bingung dan belum tahu siapa cikal bakal calon Bupati (Cabup) Gowa, yang akan resmi maju.
Selanjutnya tambah dia, dengan tidak mengenal siapa calon pemimpin yang mereka akan dukung, tentu ini di picu atas minimnya sosialisasi dari bakal calon Bupati (Cabup) bersama pasangannya, beserta tim tim pemenangnya.
Terkait baliho dan benner yang berjejeran di mana mana yang di pasang para calon pemimpin, kata dia, hal itu hanya sepintas lalu saja di lihat. Artinya, tidak menggoyahkan hati di hati dalam memberikan dukungan.
“Selama ini kami mengakui belum pernah melihat atau bertemu langsung baik lewat sosialisasi kunjungan tokoh maupun kunjungan lainnya, dari bakal Calon Bupati Cabup).
Yang kami dengar sesaat, bahwa cikal bakal maju di pilkada Gowa, Hj. Husniah Talendrang, Ir. H. Darmawangsyah Muin dan H. Amir Uskara, “tutup, dia, Selasa (23/7/24).
Berdasarkan informasi sejumlah aktifis LSM, ke media ini menyebutkan, membenarkan minimnya sosialisasi oleh bakal calon Bupati (Cabup) Gowa, dan Gubernur Sulsel.
Untuk di ketahui, pilkada Gowa, beberapa tahun silam, gaungnya hangat. Pasalnya, meski dukungannya belum kantongi rekomendasi dari senayan.
Tapi masing masing bakal calon Bupati (Cabup) Gowa, bersama bakal pasangannya, bersama tim timnya, sudah kian gencar di lapangan.
Bahkan saking seruhnya sebab seluruh tim timnya, bekerja keras dilapangan membuat titik kunjungan tokoh masyarakat/pemuda dan ormas.
Tapi kini konteks pilkada Gowa, tahun 2024, sejumlah bakal calon Bupati (Cabup) bersama Cawabupnya, masing masing kurang bergemah atau terdengar sangar di sebut sebut namanya.
Ini barangkali di perparah kurang gencar diri mensosialisasikan di tengah masyarakat,
apalagi menggunakan media sosial untuk berperang urat saraf di perhelatan kancah politik pilbup Gowa.
Sehingga tidak heran, gaungya tidak heboh dan hangat di perguncingkan di tengah masyarakat.
Akibatnya, kalangan masyarakat wajar belum menentukan sikap siapa bakal calon yang akan di pilih.
Alhasil, namun siapa saja Calon Bupati (Cabup) Gowa bersama Cawabupnya, terpilihnya nanti, itu kisaran 45 % sebagai penentu tim tim relawan dilapangan bekerja keras, “tuturnya, dia. (naja)
Share the Post:
Scroll to Top