Bomwaktu.com Gowa Sulsel — lagi lagi pasangan calon (Paslon) pilkada Gowa, 2024, Hj. Husniah Talendrang, SE, MM, bersama Calon Wakil Bupati (Cabup) Gowa, di serang Kampanye Hitam atau Black Campaign oleh tim/pendukung dari Paslon calon lain.
Alhasil warga Gowa, justru semakin yakin akan pilih pilkada Gowa, akronim “Hati Damai”.
Nah ! Itulah dinamika politik di pesta demokrasi pilkada Gowa, semakin di hujat bertubi tubi, dari orang lain, tapi Paslon pilcabup Gowa, hj. Husniah Talendrang, sebaliknya semakin banyak orang simpatik kepadanya.
Suhu Tensi politik di Pilkada Gowa, ibarat bara 🔥 semakin hari kian memanas, Kampanye hitam atau black campaign merebak, di mana mana, baik di panggung Kampanye, dan di medsos grup “WhtsApp”, beserta di tengah masyarakat.
Seharusnya, calon pilkada Gowa, lebih memilih sebarkan informasi di tengah masyarakat melalui program kerjanya.
Polisi Polres Gowa, seharusnya tangkap pelaku khusus yakni bagi oknum oknum penyabar cerita bohong alias Blac Campaign.
Karena lanjut dia, orang itu bisa memicu perpecahan komplik sosial di tengah masyarakat dan mencederai demokrasi.
Seperti Kampanye Hitam atau Blac Campaign yang di lontarkan salah satu mantan Kepala desa (Mandes) Jenetallasa Kecamatan Pallangga Gowa, pada saat Kampanye terbatas pertemuan tatap muka di gelar pilkada Gowa, AURAMA, Senin (14/10/24) lalu.
Seharusnya Asriani sebagai korbannya, melaporkan segerah, oknum dugaan pelakunya di polisi
Apalagi diduga membuat berita Hoax di panggung politik Kampanye pilkada Gowa, AURAMA, dengan menyebut tim pilkada Gowa, Hati Damai.
Bagusnya lagi, banyak saksi keluarga Asriani di Jene’talasa mendengarnya.
Perbedaan dukungan itu biasa, Asriani pendukung militansi Cabup Pilkada Gowa, Hj. Husniah Talendrang.
Sedangkan Mantan Kades Jenetallasa itu, pendukung pilkada Gowa, H. Amir Uskara (Aurama)
Tapi tidak mesti membuat cerita kurang menyenangkan di atas panggung kampanye politik pilkada Gowa, Aurama.
Demikian pula modus operandi sejumlah tim pilkada Gowa, AURAMA, black Campaign, dengan cara ngarang cerita, lalu membeberkan dugaan perkataan jika tidak mendukung pilkada Gowa Hati Damai, nanti kita di “tangkap polisi.
Muncul pula di medsos Channel “WhatsApp’, jangan coblos foto Hj. Husniah Talendrang, tapi coblos foto wakilnya Darmawangsyah Muin, “bebernya, dia.
Berdasarkan, informasi warga yang berhasil di tampung oleh media ini, mengatakan, munculnya Kampanye Hitam atau black Campaign di lontarkan sejumlah tim pilkada Gowa, AURAMA, tersebar di mana mana termasuk di Kecamatan Pallangga – Barombong Gowa.
Akibatnya Pasangan Cabup Gowa, Hj. Husniah Talendrang – Darmawangsyah Muin, menjadi korban kampanye hitam dan Black Campaign.
Ada apa kuasa hukum dari pilkada Gowa, Hati Damai diam ?
Seperti black Champaign terjadi di desa Jenetallasa Kecamatan Pallangga Gowa, pernyataan mantan Kades (Mandes) yang membuat cerita karangan, lagi heboh, di perguncingkan di tengah keluarga Asriani Siang di desa Jene”tallasa.
Uniknya lagi, meski diserang black campaign, justru berbalik warga kian simpati kepada pilkada Gowa, Hati Damai, mereka makin yakin memilihnya di TPS pada Rabu (27/11/24)
Terpisah sejumlah tim pilkada Gowa Hati Damai, mengatakan, diam itu bak seperti emas berlian, biarkan Hati Damai di hujat, yang penting kita semua pendukung hatinya damai, pasti warga simpati, “pungkasnya, dia.
Sementara sejumlah di kalangan tokoh masyarakat, mengharapkan, menciptakan pilkada Gowa, 2024, nyaman dan situasinya terkendali, “harapnya, dia ke media ini. (Naja)




