Bomwaktu.com Gowa Sulsel — Proyek pembangunan saluran Drainase di Dusun Samaya, Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menuai sorotan tajam dari sejumlah elemen warga. Dianggap Mubazir di Tengah Efisiensi Anggaran, Selasa (17/2/25)

Proyek yang dianggarkan pada tahun 2025 ini dilaksanakan oleh Pejabat Kepala Desa Romangloe, Sitti Nardhawiah, yang juga adalah staf ASN Kantor Camat Bontomarannu Gowa.

Selanjutnya, kata, warga bahwa Pembangunan saluran drainase sepanjang 95 meter tersebut menelan anggaran sebesar Rp 59.626.000, yang bersumber dari Dana Desa (DDS) dan dilaksanakan secara swakelola.

Namun, hasil pelaksanaan proyek ini memicu kritik dan pertanyaan dari masyarakat setempat.
Warga mempertanyakan efektivitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran proyek drainase tersebut.

Apalagi kondisi modus operandi salurannya terkesan hanya mubazir dan buang buang anggaran percuma di selah Efisiensi Anggaran.

Padahal di lokasi itu, sudah ada saluran drainase lalu kenapa lagi membuat saluran air drainase yang baru ?.
Seperti yang kita ketahui, saluran drainase yang baru sama sekali tidak ada aliran debit air mengalir.
Bahkan lebih tinggi bangunannya dari pada lokasi lapangan olahraga, papar warga saat di temui oleh pewarta media ini pada Selasa (17/2/25)
Seorang anggota DPRD Kabupaten Gowa, di hubungi menyebutkan, Sorotan tajam ini dari masyarakat diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pihak terkait untuk melakukan evaluasi dan memastikan setiap pembangunan yang menggunakan dana desa berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, harapnya, dia yang namanya tak ingin di publis.
Terpisah, mantan Kepala desa Romangloe, Azis Daeng Naik, di hubungi mengatakan, membenarkan adanya keluhan masyarakat terkait proyek pembangunan saluran Drainase, yang menurutnya warga terkesan mubazir lokasi dusun Samaya, pungkasnya dia.
Sementara, sejumlah pemuda di desa Romangloe Kecamatan Bontomarannu kepada pewarta media ini, menyoroti juga pembangunan drainase air menggunakan dana desa yang terkesan tidak ada manfaatnya. Buktinya tak ada sama sekali air yang mengalir pada saluran itu, padahal ini musim hujan.
Seharusnya kata dia, DPRD Gowa, merasa prihatin melihat kondisi atas pembangunan Drainase itu yang terkesan Mubazir saja.
Demikian pula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa lingkup pemda Gowa, dan Inspektorat pemda Gowa, juga melakukan control di lapangan atas kondisi proyek pembangunan Drainase dusun Samaya desa Romangloe Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa.
Hal ini bertujuan supaya pihak Pejabat Kepala desa tidak lagi serta merta se enaknya membuat program pembangunan yang hanya membuang buang saja anggaran di selah lagi Efisiensi anggaran, harapnya, dia kepada media ini.
Hingga berita ini di terbitkan, Pejabat Kepala desa Romangloe Kecamatan Bontomarannu Gowa, belum sempat di temui. Namun pewarta media ini tetap menunggu konfirmasi dari pihak terkait. (Naja) bersambung …..



