Ada Apa Lagi lagi Suami Bupati Gowa, di Perguncingkan Soal Jabatannya ? Dinasti Bupati Pendahulu Diabaikan ?

Bomwaktu.com Gowa Sulsel — Ada Apa Lagi lagi Suami Bupati Gowa, di Perguncingkan Soal Jabatannya ? Dinasti Bupati Pendahulu Diabaikan ?

Dan ada apa ada orang mendesak suami Bupati Gowa, H. Muh. Khaerul Aco, SE, MM, agar segera mundur dari jabatannya sebagai Direktur Umum Perumda AM Tirta Jeneberang (PDAM Gowa) ?

Benarkah langgar aturan ? kini Keputusan sepihak ini tentu hanya memicu perdebatan yang sampai dunia kiamat tidak bakalan habis habisnya di bahas.

Namun, di tengah ramainya perbincangan ini, muncul pertanyaan lain yang tak kalah penting, mengapa praktik nepotisme Bupati Gowa bersama Wakil Bupati Gowa, pendahulu kurang lebih  30 tahun menjabat, juga di duga melibatkan  keluarganya, mulai anak anaknya, Istrinya dan menantunya hingga saudara dan ponakan ? Kok tak pernah ada persoalkan ?

Selain itu, mengapa praktik nepotisme yang juga di duga melibatkan Kepala desa dan keluarganya yang menduduki berbagai posisi di perangkat desa seolah luput dari perhatian?

Untuk di keahui suami Bupati Gowa, H. Muh. Khaerul etahui Aco, SE, MM, jabatannya sebagai Direktur Umum Perumda AM Tirta Jeneberang (PDAM Gowa), jauh sebelum istrinya menjabat Bupati Gowa, alias masa pemerintahan Adnan Purichta Ikhsan

Kini Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang merupakan sosok pemimpin yang peduli dengan masyarakat. Dan baru kali ini ada sosok bupati Gowa, langsung turun dilapangan dan arahkan semua pimpinan SKPD untuk turun membantu warga miskin Ekstrem.

Dan seluruh elemen masyarakat sangat mengapresiasi kinerja Bupati Gowa. Tapi ada apa dilarikan pola kepada suaminya Bupati Gowa ?

Kuat indikasi “Mungkin ini ada konfirasi politik antara sekelompok orang atau kelompok yang memiliki tujuan tertentu untuk mendapatkan atau merebut kekuasaan sebagai Dirut PDAM Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa, dengan tujuan membuat hangat.

Memang Di balik hiruk pikuk seleksi, terendus aroma konspirasi politik yang melibatkan sejumlah pihak dengan ambisi kekuasaan untuk ingin menduduki jabatan PDAM Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa.

Bahkan cerita ini mulai terendus saat pilkada Gowa tahun 2024 muncul di permukaan.

Sumber internal,  jabatan Dirut PDAM Gowa menjadi incaran sejumlah politisi dan tokoh berpengaruh di daerah.
Mereka diduga kuat tengah memainkan “permainan” politik tingkat tinggi dengan tujuan memuluskan jalan kandidat yang mereka dukung guna merebut kekuasaan di PDAM Tirta Jeneberang Gowa.  (*)
Share the Post:
Scroll to Top