Pemkab Gowa Perkuat Layanan Kesehatan, Gencarkan Penanganan Stunting dan Kemiskinan hingga Tingkat Desa

Bupati Gowa menyerahkan bantuan sembako kepada warga di Bajeng Barat.

Bomwaktu.com Gowa Sulsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui berbagai program yang langsung menyasar kebutuhan warga. Selain meningkatkan akses layanan kesehatan, pemerintah daerah juga menggencarkan upaya penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan secara terpadu.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat menghadiri kegiatan pemberian paket sembako, pelayanan KB serentak, pemeriksaan kesehatan gratis, dan sunatan massal di Puskesmas Gentungan, Kecamatan Bajeng Barat, Rabu (11/6).

Dalam kesempatan itu, Husniah menegaskan bahwa pemerintah daerah terus menghadirkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat. Oleh karena itu, puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan berkualitas.

“Pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar. Karena itu, puskesmas wajib memberikan pelayanan yang baik dan cepat kepada seluruh masyarakat,” ujarnya.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, Pemkab Gowa juga menjadikan penurunan angka stunting dan kemiskinan sebagai program prioritas. Menurut Husniah, keberhasilan Kabupaten Gowa meraih peringkat ketiga terbaik nasional dalam penurunan kemiskinan dan stunting harus menjadi motivasi untuk mencapai hasil yang lebih baik.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk terlibat aktif dalam memastikan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

“Jika saat ini kita berada di posisi terbaik ketiga, maka ke depan kita harus lebih baik lagi. Seluruh stakeholder harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan masyarakat semakin sejahtera dan terbebas dari stunting,” jelasnya.

Tak hanya itu, Husniah menekankan bahwa masalah kemiskinan dan stunting memiliki keterkaitan yang erat. Karena itu, penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar hasil yang dicapai lebih optimal dan berkelanjutan.

Dengan sinergi tersebut, Pemkab Gowa berharap angka kemiskinan dan stunting dapat terus ditekan sehingga target pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas dapat terwujud.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Gowa juga menyerahkan bantuan sembako kepada 70 penerima manfaat yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga yang memiliki balita berisiko stunting. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan Baznas dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga.

Menurut Husniah, kehadiran pemerintah melalui program-program sosial dan kesehatan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Di samping itu, program tersebut juga memperkuat kerja sama antara pemerintah dan warga dalam menciptakan keluarga sehat dan sejahtera.

Sementara itu, Camat Bajeng Barat Syamsu Risal menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Gowa terhadap masyarakat di wilayahnya. Ia menilai berbagai layanan yang dihadirkan melalui Program Gowa Bersama menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat Bajeng Barat. Semoga sinergi dan kekompakan yang selama ini terjalin dapat terus dipertahankan demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, salah satu peserta layanan KB gratis, Windi (28), mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ia menilai layanan KB gratis tidak hanya meringankan biaya, tetapi juga memberikan edukasi penting bagi keluarga.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Anak saya sudah tiga, sehingga program ini sangat membantu. Semoga layanan seperti ini terus hadir agar para ibu mendapatkan kemudahan dan edukasi yang baik terkait penggunaan KB,” tuturnya. (AD)

Share the Post:
Scroll to Top