“DPRD Gowa Pasang Badan Saat Bupati Didemo Isu Sensitif, Namun ‘Absen’ di Aksi Isu Lain”

Bomwaktu.com, Gowa Sulsel — Sebanyak 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, ketidakhadiran mereka di kantor menjadi fokus aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Korkum Himpunan Mahasiswa (Hipma) Gowa.
Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti keras dugaan bahwa tidak satu pun dari 45 wakil rakyat tersebut yang rutin berkantor di gedung legislatif.
Bukti nyata terlihat saat aksi unjuk rasa, di mana hanya Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Gowa, Aidil Hafid, yang menerima aspirasi para pendemo di lokasi.
Hal ini kembali memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait keberadaan dan kinerja seluruh anggota dewan.
Kondisi ini kontras dengan momen saat Bupati Gowa menjadi sasaran demonstrasi. Pada kesempatan tersebut, sejumlah anggota DPRD, termasuk politisi Partai Gerindra, Abdul Rasak Daeng Lewa, S.E, justru terlihat sigap dan langsung turun tangan menghadapi aksi demo.
Fenomena tersebut terjadi dalam aksi demonstrasi yang berlangsung pada Selasa (21/4/2026).
Hingga berita ini diturunkan, awak media telah berupaya mengonfirmasi hal tersebut kepada Sekwan Aidil Hafid dan sejumlah anggota DPRD lainnya. Namun sayang, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang diberikan pihak terkait.
(Naja)
Share the Post:
Scroll to Top