Beranda Gow Maju Rakyat Merasa Kecewa: Bupati Gowa Husniah Peduli Warga Miskin Diperlakukan di Luar...

Rakyat Merasa Kecewa: Bupati Gowa Husniah Peduli Warga Miskin Diperlakukan di Luar Kewajaran

216
0

Bomwaktu.com, Gowa Sulsel —

Bedah rumah, Rakyat Merasa Kecewa Bupati Gowa Husniah Peduli Warga Miskin Ekstrem Diperlakukan Dinilai Sudah di Luar Kewajaran.

Sejumlah warga Kabupaten Gowa menyatakan kekecewaan sekaligus keprihatinan atas perlakuan yang dinilai tidak wajar terhadap Bupati Gowa, Dr. H. Sitti Husniah Talenrang, di tengah masa jabatannya yang masih berlangsung. Warga meyakini keadilan akan ditegakkan, dan hukum karma pasti berlaku.

“Sama-sama manusia, seorang pemimpin diperlakukan seperti itu tidaklah wajar. Hanya karena ada oknum yang haus kekuasaan… Kita yakin dan percaya Tuhan Maha Adil, hukum karma pasti berlaku, lihat saja nanti,” ujar salah satu warga yang diwawancarai, di salah satu warkop Cayla Captaen Selasa (29/9)

Rakyat Merasa Kecewa: Bupati Gowa Husniah Peduli Warga Miskin Diperlakukan di Luar Kewajaran

Warga turut menyampaikan rasa simpati dan harapan agar Husniah tetap tabah.

“Kami merasa kasihan melihat Ibu Bupati diperlakukan demikian. Tetaplah tabah, Ibu. Tuhan yang tahu segalanya,” tambahnya.

Sitti Husniah Talenrang menjabat sebagai Bupati Gowa untuk periode 2025–2030. Ia berasal dari Desa Manjapai, Kecamatan Bontonompo, Gowa, dan merupakan adik kandung Jenderal Bintang Tiga Muhammad Fadil Imran, yang resmi memasuki masa pensiun dari Kepolisian pada Agustus 2026.

Sepanjang kepemimpinannya, Husniah menyusun berbagai program yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Hingga tahun 2026, ia telah mewujudkan pembangunan 450 unit hunian layak dan aman bagi warga miskin ekstrem melalui program Bedah Rumah.

Selain itu, ia menjalankan program unggulan One Day One District (ODOD), di mana Bupati beserta jajaran turun langsung berkantor dan bermalam di setiap kecamatan secara bergilir guna mendekatkan pelayanan publik dan menyerap aspirasi warga hingga ke tingkat desa.

Namun, di tengah pelaksanaan program-program tersebut, muncul serangkaian persoalan yang dinilai berupa upaya merebut paksa jabatan yang masih aktif.

Berbagai proses politik dan hukum dilancarkan, mulai dari Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), pembentukan Panitia Khusus (Pansus), hingga penggunaan Hak Angket di DPRD Gowa.

Belakangan, Husniah juga disangkutkan dalam kasus dugaan korupsi terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta persoalan tumpukan sampah yang dipicu penutupan akses ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah di Cadika, Desa Pabentengan, Kecamatan Bajeng.

Meski demikian, sejumlah elemen masyarakat yang diwawancarai media tetap mengapresiasi kinerja Husniah yang dinilai sungguh-sungguh peduli pada warga miskin dan bertekad memajukan daerah.

Warga berdoa agar Bupati tetap tegar, sehat, dan sabar menghadapi ujian yang dinilai berlebihan tersebut.

Laoran Tim Bomwaktu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here