T.A 2022 Kisruh Perekrutan Siswa Berprestasi, Minta Bupati Gowa, Tinjau Ulang

Bomwaktu.com, Gowa Sulsel — Adhitya Safira Siswa SMK I lolos UMPTN Politeknik Negeri Ujung Pandang Kampus kuliah di Unhas, Makassar, melalui jalur undangan tahun 2022, merupakan anak ke 3 lahir dari rahim ibunya bernama Asriani Siang suami Najamuddin.

Foto : Naja. Koramil Sudarta, Binmas, Camat Pallangga, PLT Kades Jenetallasa, Syahrial, Sekcam, Pallangga, Basir, para awak media, Sekdes, 16 desa dan Kelurahan, Binmas, Basir, Polsek Pallangga Polres Gowa, tokoh masyarakat, Alli.

Sebelumnya itu, Adhitya tercatat warga Kelurahan Lembang Parang Kecamatan Barombong Gowa.

Alih alih ternyata Lurah Lembang Parang, Ratih anak dari Wakil Bupati Gowa, Kr. Kiyo tidak melayani baik malahan diduga mempersulit saat itu akibat lantaran munculnya dugaaan masalah pribadi, terkait baju Usaha Kesehatan Sekolah (Uks) bermasalah yang pada saat itu ayah dari anak ini, membongkar ke publik lewat media.

Akhirnya Adhitya Safira pindah kembali ke kampung halaman ibu kandungnya di desa Jenetallasa Kecamatan Pallangga Gowa. Saat itu, Camat Pallangga, PLT Kades Jenetallasa, Syahrial.

Dengan harapan anak berprestasi bisa menikmati uang biaya siswa berprestasi yang di anggarkan desa melalui dana desa.

Dengan lolosnya Adhtya, sebagai siswa berprestasi Lulusan SMK Negeri I, melalui jalur undangan, diselah masih Covid 19,  tentu diharapkan  mendapat perhatian dari Pemkab Gowa.

Ternyata itu hanya bagai tongkosong nyaring bunyinya.

Adhitya Safira Siswa SMK I lolos UMPTN Politeknik Negeri Ujung Pandang

Karena menurut, Bupati Gowa, Rencananya, satu siswa berprestasi dari setiap desa/kelurahan, akan mendapat beasiswa untuk kuliah di kampus terbaik di Kota Makassar.

Terkait program baru Bupati Gowa, DR. Adnan Purichta Ichsan, YL, SH.MH, di bidang pendidikan, di periode kedua, khusus yakni bagi siswa berprestasi, Kuliah di Unhas (UniversitasHasanuddin) atau UNM Universitas NegeriMakassar, gratis biaya kuliahnya, dinggarakan melalui Sumber pembiayaannya diambil dari dana desa (DD) dan Kelurahan.

Adhitya Safira, siswa berprestasi lolos jalur undangan, di dampingi ibunya Asriani Siang, kembali mendaftar di Kantor desa Jenetallasa Kecamatan Pallangga Gowa, yang diterima langsung berkasnya oleh Kepala desa Jenetallasa, Asrul, ST.

Bahkan Saat itu, kata Kepala desa Jenetallasa, mengapresiasi penuh Adhitya, sebagai siswa berprestasi.

Asrul, ST, saat itu, masih menjabat Kades, menyebutkan, Adhitya Safira satu-satunya siswa berprestasi lolos jalur undangan, yang mendaftar di Kantor desa Jenetallasa Kecamatan Pallangga Gowa, dengan alasan susah mendapatkan siswa murni berprestasi seperti Adhitya.

Kata, Asriani, Setelah berjalan, berberapa bulan lamanya, Adhitya siswa berprestasi, sudah tidak pernah lagi di koordinasikan oleh Kepala desa Jenetallasa, Asrul, ST.

Usut demi usut dan setelah, media mengorek informasi, melalui, salah seorang staf Kantor desa Jenetallasa, benama Andika, mengatakan, membenarkan bahwa bukan Adhitya anak ibu, di loloskan oleh Kepala desa Jenetallasa, Asrul, ST, mendapatkan biaya beasiswa siswa kuliah di universitas. Melainkan Intan yang lolos masuk di Unim Makassar, jalur pendaftaran, “tegas salah satu Stap desa dengan nada geram.

Meurutnya, Ani, dengan tidak lolosnya, Adhitya Safira siswa berprestasi UMPTN melalui jalur undangan Politeknik jurusan Bisnis, Kampus di Unhas Makassar, melalui perekrutan di Kantor desa Jenetallasa Kecamatan Pallangga Gowa, tentu patut di pertanyakan.

Artinya, ada apa Adhitya Safira, siswa berprestasi, terkesan tidak mendapat undangan untuk teks seleksi di tingkat pemda Gowa.

Ada apa dengan siswa oleh Kepala desa Jenetallasa, Asrul, ST, kembali meloloskan Intang kuliah UNIM Makassar, yang di indikasikan tidak masuk salah satu produk siswa berprestasi. Hanya lolos masuk jalur.

Kuat dugaan ada konpirasi permainan terkait program beasiswa pendidikan siswa berprestasi dari program Bupati Gowa, “tutup, Asriani, orang tua Adhitya dengan nada geram. Rabu (10/5/23)

Terpisah, bapak kandung Adhitya Safira, Najamuddin Dg Serang, “Kami berharap, Bupati Gowa, DR. Adnan Purichta Ichsan, SH.MH, dan Camat Pallangga Gowa, Syachrial, PLT Desa Jenetallasa, segerah merevisi ulang atau membatalkan terkait perekrutan penerimaan Siswa berprestasi di Kantor desa Jenetallasa.

Hal ini supaya penggunaan anggaran dana desa (DD) untuk biaya pendidikan bagi khusus siswa berprestasi program Bupati Gowa, tidak salah sasaran.

Kalau di paksakan, untuk di lanjutkan kata, Naja, maka akan berupaya keras melaporkan masalah ini ke Inspektorat Pemda Gowa, dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa, beserta Ombudsman RI Makassar.

Ini demi menyelamatkan, uang Negara melalui dana desa (DD) yang di sisihkan di Kantor desa Jenetallasa Kecamatan Pallangga Gowa.

Mantan Kepala desa Jenetallasa, Asrul, ST, tidak boleh main-main dengan program unggulan pembiayaan siswa berprestasi.

Sebab kalau anda berani maka anda sama saja melecehkan program unggulan Bupati Gowa, 2 periode, dan bila anda salah langkah, maka tidak ada pejabat kebal hukum.

Sementara, mantan Kades Jenetallasa Kecamatan Pllangga Gowa, Asrul, ST, dihubungi langsung oleh Asriani yang juga pimpinan perusahaan media Bomwktu.com, dalam “WhtsApp” dijawab oleh mantan Kepala desa (Kades) Asrul mengatakan, dalam isi tulisannya di “WhtsApp” ditaumi saya paling tidak mauka ada keluargaku di cerita dikasihki bantuan beasiswa karena keluarganya pak desa…, kata, Asrul, ST, via Hnphone pribadinya. Kamis (11/5/23)

Akhirnya masalah ini berujung di bahas di Kantor desa Jenetallasa, hadir Koramil Sudarta, Binmas, Camat Sekcam, Sekcam Pallangga, Basir, para awak media, Sekdes, Binmas, Basir, Polsek Pallangga Polres Gowa, tokoh masyarakat Dg Ngalli. (Bersambung)

 

Share the Post:
Scroll to Top