Beranda Gow Maju Fokus Tindakan Darurat Bupati Gowa Utus Plh Sekda Ambil Alih Masalah Sampah,...

Fokus Tindakan Darurat Bupati Gowa Utus Plh Sekda Ambil Alih Masalah Sampah, Satpol PP Hingga Pengusaha Dikerahkan

179
0

Bomwaktu.com, Gowa Sulsel — Fokus Tindakan Darurat Pemkab (Aktif & Solutif).

Bupati Gowa Utus Plh Sekda Ambil Alih Masalah Sampah, Satpol PP Hingga Pengusaha Dikerahkan, Atasi Darurat Sampah di Gowa, Armada Desa dan Truk Pengusaha Lokal Diturunkan.

Foto : PLT Setda Gowa Firdaus : pimpin ambil alih penanganan Sampah 

Diduga akibat kurang optimalnya respons jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terhadap instruksi Bupati Gowa, Husniah, penanganan sampah di Kabupaten Gowa sempat terhambat.

Atas arahan Bupati, Plh. Sekda Kabupaten Gowa langsung turun ke lapangan memimpin penanganan darurat. Penanganan sementara ini melibatkan personel Satpol PP, Damkar, dan kelompok pemuda peduli lingkungan.

Vidio : PLT Kadis Satpol PP Gowa, Agussalim, pimpin ambil alih penanganan Sampah 

Guna mempercepat pembersihan, armada pengangkut sampah ditopang oleh truk bantuan dari pemerintah desa serta dukungan dump truck milik pengusaha lokal.

Adapun dugaan pelanggaran disiplin atau pengabaian tugas oleh oknum pejabat DLH selanjutnya akan ditinjau sesuai dengan regulasi dan tata tertib kepegawaian yang berlaku.

Foto Satpol PP : Fokus Tindakan Darurat Bupati Gowa Utus Plh Sekda Ambil Alih Masalah Sampah, Satpol PP Hingga Pengusaha Dikerahkan

Terpisah, Sejumlah kalangan Masyarakat daerah Gowa, termasuk ormas LMBC, Ormas Bodyguard Sulsel dan Gowa, Ormas Cobra Legend Indonesia  (CLI) Jo’jo Batara, besrta LSM YBH Kompak, mengapresiasi Fokus Tindakan Darurat Pemkab (Aktif & Solutif). 

Bupati Gowa Utus Plh Sekda Ambil Alih Masalah Sampah, Satpol PP Hingga Pengusaha Dikerahkan, Atasi Darurat Sampah di Gowa, Armada Desa dan Truk Pengusaha Lokal Diturunkan.

Jika bisa arahkan sejumlah ormas ormas untuk turun ke lapangan Bantu Bupati Gowa dalam penanganan sampah, bila yang lainnya tidak mau terlibat. Rakyat bersama Bupati Gowa, maju bersama, “katanya. 

Foto PLH Setda Gowa, Firdaus, Ormas Bodyguard Sulsel dan Gowa, Ormas Cobra Legend Indonesi (CLI) Jo’jo Batara, Apresiasi Langkah Darurat Bupati Gowa

Terkait, Penutupan TPA Cadika Bajeng Sarat Dinamika Politik, Warga Minta Solusi Nyata ke DPRD dan DLH Gowa. Di Tengah Isu Politik Penutupan TPA Cadika, Warga Minta Solusi Nyata DPRD dan DLH Gowa

Ditutup Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Cadika lokasi Desa Pabentengan Kecamatan Bajeng Gowa, oleh Oknum Tertentu.

Hal ini Tanggung Jawab Bersama DPRD Gowa, Polres, Kodim TNI, dan Unsur Kejaksaan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH)tingkat Kabupaten Gowa.

Selain itu juga tidak lepas dari pada tanggungjawab Kepala desa Pabentengan Camat Bajeng, dan Kapolsek beserta Kodim TNI Kecamata Bajeng Gowa

Penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cadika di Desa Pabentengang, Kecamatan Bajeng, oleh oknum tidak bertanggung jawab berdampak pada penumpukan sampah di berbagai titik wilayah Kabupaten Gowa.

Kondisi yang telah berlangsung selama dua hari ini mulai mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tokoh masyarakat, organisasi masyarakat (ormas), dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), persoalan sampah yang berdampak luas pada publik ini hendaknya ditangani secara serius. Penuntasan masalah ini menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari Pemkab Gowa, DPRD Gowa, unsur TNI-Polri (Polres Gowa dan Kodim/Koramil), Kejaksaan, hingga perangkat kecamatan dan desa.

Masyarakat menyayangkan adanya kesan pembiaran dari pihak-pihak terkait di saat sampah terus menumpuk.

Aksi penutupan fasilitas umum seperti TPA Cadika seharusnya tidak dibiarkan berlarut-larut tanpa adanya solusi maupun langkah tegas.

Pemerintah Desa Pabentengang dan Camat Bajeng didesak untuk segera mengambil langkah konkret.

Sinergi bersama Kapolsek dan Danramil setempat sangat dibutuhkan guna membuka kembali akses TPA serta menjaga ketertiban wilayah.

Sebagai aparatur dan pelayan masyarakat yang dibiayai negara, jajaran pejabat terkait diharapkan hadir memberi solusi nyata, bukan terkesan menutup mata.

Di tengah situasi ini, beredar spekulasi bahwa penutupan TPA Cadika sengaja dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis.

Isu pelayanan publik dan lingkungan seperti sampah dinilai tidak selayaknya dijadikan komoditas politik maupun konspirasi yang merugikan masyarakat luas.

Dinamika politik daerah di Gowa—termasuk pasca bergulirnya Pansus Hak Angket di DPRD serta aksi penyampaian aspirasi oleh sejumlah pimpinan SKPD dan jajaran aparat desa beberapa waktu lalu—diharapkan tidak mengabaikan pemenuhan kebutuhan dasar warga.

Masyarakat meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa di bawah kepemimpinan Bupati Husniah tetap fokus menyelesaikan persoalan utama daerah demi kepentingan publik.

Pantauan awak media langsung dilapangan, Bupati Gowa Hj. Sitti Husniah Talenrang menanggapi tumpukan sampah yang muncul menyusul penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cadika di Bajeng.

Bupati turun langsung meninjau kondisi TPA Cadika, Desa Pabentengan, Kecamatan Bajeng, pada Minggu (20/9/2026).

Upaya konfirmasi kepada Kepala DLH Gowa dan Ketua DPRD Gowa, Fahmi, belum membuahkan hasil hingga berita ini ditayangkan. Redaksi Bomwaktu.com siap memuat klarifikasi maupun hak jawab dari pihak terkait pada pemberitaan berikutnya.

Penulis Naja 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here