Miris Dg Tayang, Warga Desa Bungaejaya Korban Dampak Musibah Bencana Alam, Terkesan di Anak Tirikan ?

Miris, Dg Tayang wrga desa Bungejaya pekerjaan buuh bngunan, koban dampak bencana alam, tidak tersentuh bnuan

Bomwaktu.com Gowa Sulsel — Miris warga terkena peristiwa bencana alam, di Kabupaten Gowa, pemulihanya harus berdasarkan Kartu Keluarga (KK) bukan tergantung dengan Kemnusiaan.

Seperti di alami, Dg Tayang warga dusun Taipa Kodong  Desa Bungaejaya Kecamatan Pallangga Gowa, berprofesi buruh bangunan misalnya. Rumahnya di pora porandakan oleh angin puting beliung Selasa (03/01/23) sepekan lalu. Kata Dg Tayang, 60 lembar, atap seng terseret angin beserta balok 25 batang. Apalagi terkena dampak bencana alam, tentu bagi saya berhubungan langsung dengan sisi Kemanusiaan.

Kades Bungaejaya Kec. Pallangga Gowa, Muis Mone (kanan) Kadis Sosial (Disos) Gowa, Firdaus

Malahan saat terjadi peristiwa bencana, rumah saya di foto oleh Binmas Polsek Pallangga Gowa, TNI, dan aparat desa Bungaejaya Kecamatan Pallangga Gowa. Sehingga dengan harapan “kami berharap bantuan dari pihak jajaran pemerintah Daerah (Pemda) Gowa.

Karena tiap hari menunggu bantuan tidak kunjung datang, Dg Tayang, kembali berniasif sendiri, guna membiayai rumahnya dan beli Seng atap dan kayu bekas melalui uang pribadinya yang di kumpulnya lewat hasil pekerja buruh bangunan.

“Iyah.. kami menunggu bantuan Tanya, Dg Tayang, sembari tambahkan, lantaran saya di data oleh pihak pemerintah Desa Bungaejaya Kecamatan Pallangga Gowa. Kembali Dg Tayang, mengeluhkan, entah apa sebabnya rumah saya yang begitu parah rusaknya sebaliknya tidak mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah.

Hal di buktikan, saat pembagian bantuan Selasa (17/01) tinggal saya sendiri tidak tersentuh kasihan, padahal rumah saya jadi gambar utama dalam pemberitaan pada Portal  kanal media Online Bomwaktu.com, tanggal 6 Januari 2023, lalu

Kepala dusun Taipa Kodong Desa Bungaejaya Kecamatan Pallangga Gowa, Ruslan Laja dihubungi via Handphone pribadinya oleh media ini, mengatakan, saya berjuang untuk bisa mendapatkan, namun terhalang soal KK, di Dinas Sosial (Disos) Pemda Gowa,’bebernya, Ruslan Laja, saat di konfirmasi lewat WA pribadinya. Rabu (18/1/23)

Terpsah, Kepala Desa Bungaejaya Kecamatan Pallangga Gowa, Muis Mone, mengatakan, Maaf Daeng bukan saya penentu dan kalau Darwis Dg Tayang dan anaknya terkenah dampak dari bencana alam angin putting beliung di laporkanji tapi  KTP dan KK alamat Sungguminasa Gowa, tandas, “Muis Mone, melaui Handphone WA pribadinya, Rabu (18/01/23)  

Kepala Dinas Sosial (Disos) pemda Gowa, Firdaus, mengatakan, Koordinasikanki pak Desanya, karena kalau tidak salah, kemarin ada bantuan dari Balai Centra Gau Mabaji Kementerian Sosial, berjumlah 33 Kartu Keluarga (KK) atau hubungi pendampingnya dalam penyaluran bantuan Yulianti Pati.

Perlu di ketahui, sambung Firdaus, Kepala Dinas Sosial (disos) pemda Gowa, tidak menyalurkan bantuan, tapi itu melalui Balai Centra Gau Mabaji Kementerian Sosial. Salah kaprah itu, Kepala dusun Taipa Kodong aparat Desa Bngaejaya Kecamatan Pallangga Gowa, kalau di anggapnya Dins Sosial Gowa, menentukan, hal itu tidak benar.

Terkait, dengan pendataan khusus bagi korban dampak benca alam, itu memang lewat pandataan KTP/KK, sebab Kalau kita di periksa oleh BPK berdasarkan KK dan KTP penerima “terang, Firdaus, Via Hanphone pribadinya. Rabu (18/1/23).

Catatan Redaksi : Berita sebelumnya dimuat media ini, tanggal 6 Januari 2023, penulis Najamuddin, Foto rumah Korban Dg Tayang, pekerjaan buruh bangunan domisili dusun Taipa Kodong Desa Bungaejaya Kecamatan Pallangga Gowa.

Saat rumahnya di terpah  peristiwa bencana alam jadi topik gambar utama di media Online Bomwaktu.com, yang di kirim masuk ke redaksi oleh Kepala dusun Taipakodon  Desa Bungaejaya Kecamatan Pallangga Gowa, Ruslan Laja.

Ironisnya, malah Dg Tayang tidak mendapatkan bantuan musibah  bencana alam yang rumahnya paling parah. oleh Dinas Sosial (Disos) Pemda Gowa, Firdaus, dan Kepala Desa Bungaejaya Kecamatan Pallangga Gowa, Muis Mone, beserta Balai Centra Gau Mabaji Kementerian Sosial, supaya mencarikan solusi terbaik untuk kembali mendapatkan bantuan, karena ini menyangkut kemausiaan.

Sementara terkait fungsi pengawasan, DPRD Gowa, Komisi IV  bertugas untuk mengawasi mekanisme bantuan pengadaan barang dan jasa yang di bagikan oleh pihak Balai Centra Gau Mabaji di wilayah di Kabupaten Gowa, apakah tepat sasaran atau tidak ?

(**)

Share the Post:
Scroll to Top