Di Goyang Kampanye “Black Campaign, Tapi Paslon Cabup Gowa, (Hati – Damai), Gencar Kampanye 9 Program

Bomwaktu.com, Gowa Sulsel — Pepatah mengatakan, “Untuk mengerjakan sesuatu harus tekun dan iklas dan jangan sombong dengan gelar yang sudah di dapat, “Jadilah seperti padi, makin berisi makin bijak dan merunduk.

Desa Kanjilo Kecamatan Barombong Gowa, pekan lalu.

Hal seperti itulah, sosok politisi kader dari Partai Politik (Parpol) Amanat Nasional (PAN) Hj. Sitti Husniah Talenrang, SE, MM, Jadilah seperti padi, makin berisi makin bijak dan merunduk.

Doc. Vidio Bontonompo Selatan bersatu, sambut sang idolanya

Selanjutnya, Pribahasa semakin tinggi pohon terpaan angin semakin kecang, sesuai dengan keadaan sekarang dalam menghadapi pilkada Gowa, 2024, Hj. Sitti Husniah Talenrang, bersama cawabup H. Darmawangsyah Muin, semakin tinggi pencapaian hasil dukungannya di masyarakat, maka semakin banyak cobaan rintangan akan menghadang.

Bludak Massa warga desa Taeng Pallangga, yes buat pilkada Gowa, akronim Hatiku Damai

Fenomena Konteks Pemilihan Kepala Daerah (pilkada), dan Gubernur,Wali Kota hingga Pilkades, pasalnya beragam cara di lakukan tim sukses (timses), tidak lain yakni hanya semata mata memenangkan pasangan calon (paslon) yang mereka dukung.

Warga Manuju Gowa, Lanjutkan program Adnan Kio, for Hj. Sitti Husniah Talenrang atau Hati Damai 

Tapi efek saling sindir dan menjelek – jelekan atau black Campaign satu dengan yang lain, di timpuhkan kepada paslon pilkada Gowa, tagline Hati Damai, membalasnya, diam itu bagai Emas dan permata  intan berlian berkilau.

Rapatkan barisan Bajeng Barat Gowa, siap menangkan pilkada Gowa, Hati Damai

Berdasarkan informasi dari sejumlah kalangan tokoh masyarakat, pemuda, ormas dan warga, yang berhasil di tampung oleh pewarta media ini, di lapangan, menyebutkan, Oknum pelaku menyebar luaskan kampanye hitam atau black Campaign, di timpuhkannya kepada salah satu paslon pilkada Gowa, akronim Hati Damai,  menilainya tidak berpengaruh terhadap pencapaian suara.

Warkop Kawula Muda, siap menangkan Hati Damai di Jenetallasa Pallangga Gowa.

Efeknya malahan yang di untungkan yakni paslon pilkada Gowa, akronim Hati Damai.

Ini di buktikan setiap turun cabup Gowa, Hj. Sitti Husniah Talenrang, bertatap muka di wilayah desa/Kelurahan, ribuan dukungan mengalir kepadanya.

Istri Adnan Priska Paramita Adnan, siap untuk Hati Damai

Seperti yang kita saksikan bersama, saat Hj. Sitti Husniah Talenrang, melakukan tatap muka dan pengukuhan tim relawan pejuang pilkada Gowa, Hati Damai bertempat di desa Kanjilo Kecamatan Barombong Gowa, pada malam hari pekan lalu.

Pasalnya, membeludak massa berduyung duyung datang ikut hadir, sekaligus mendengar 9 program prioritas, di sampaikan oleh Hj. Sitti Husniah Talenrang.

Mirisnya, di sisi lain, Kampanye Hitam atau Black Campaign, membuat sindiran di kirim masing masing di kanal portal media Online, medsos, di Kanal di Facebook, WhtsApp, Aplikasi media TV Online, di transper melalui sarana elektronik Handphone, di timpuhkan buatnya, kian gencar.

Namun, bagi Hj. Sitti Husniah Talenrang, adik dari jenderal bintang tiga Mohammad Fadil Imran sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan Mabes Polri, makin bijak dan merunduk, menghadapinya.

Apalagi, Hj. Husniah Talenrang, di antara pasangan calon pilkada Gowa tersebut, di nilainya, oleh kalangan masyarakat, telah memprediksinya, kondisi saat ini, paslon Hati Damai, memiliki kans besar dan berpotensi akan memenangkan pertarungan, … Amin …. Amin.. Amin

Bagimana tidak, ” Hati Damai, “memiliki basis pergerakan massif, lalu di topang kekuatan tim tim relawan beserta kekuatan finansial Hj. Sitti Husniah Talenrang sangat solid dan kuat di segala arah.

Begini pesannya, Pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Gowa, lima tahunan, beda pilihan politik paslon itu bagian dari pesta demokrasi, namun bukan alasan untuk ingin memecah belah persatuan dan kerukunan masyarakat.

Karena itu, mari bersama masyarakat menjaga suasana pilkada Gowa, yang kondusif, menghindari penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian lewat kanal dunia maya yang dapat merusak keharmonisan, “paparnya,  dia. (Naja)

 

Share the Post:
Scroll to Top