
Foto : Suasana terjadinya perang asuh mulut di Kantor Camat Barombong Gowa. (Naja)
Bomwaktu.com Gowa, Sulsel — Menurut Bendahara Ikatan Wartawan Online (IWO) Siang, dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, etikanya, seorang wartawan, harus menempuh cara-cara yang profesional.
Etikanya, sebelum meliput, Wartawan wajib menunjukkan identitas diri kepada warga biasa. Hal ini juga saya juga banyak tahu dan belajar, sebab suamiku tersebut, juga wartawan dan pimpinan redaksi media Online Bomwaktu.com.
Seperti modus operandi yang terjadi di ruangan piket Kantor Camat Barombong Gowa, Jum’at (29/9/23) pukul : 14.57. Wita.
Awalnya, Seorang lelaki Kadir menggunakan baju media Rakyat Sulsel, tanpa minta izin kepada saya, langsung melakukan pengambilan Vidio/gambar berjarak dalam jangkauan tangan menyasar masuk di depan wajah Asriani Siang, saat kami sementara perang mulut dengan salah seorang pendamping Pimpinan PT Zambrut Primakarya, Yulius, bernama lelaki Dg Mangka, dan kawan kawannya.
“Mirisnya lagi, meski saya larang keras, namun tetap lelaki Kadir ngotok, ambil gambar Vidio/foto saya
Selain itu, kata, Asriani, dalam melakukan peliputan , seharusnya, tugas foto grafer di pisahkan dengan tugas Wartawan. Dalam melakukan pengambilan gambar atau Vidio, seharusnya tugas fotografer.
Ironisnya, lagi sebab, Kamera Handphone milik Kadir tersebut, hanya semata tertuju kepada arah saya. Yang seharusnya, harus juga mengambil gambar ke semua arah.
Selanjutnya, kami ambil dompetku, lalu menutupi wajah saya atas kejaran pemaksaan yang sama sekali tidak ber etika dan emosional saat pengambilan gambar Vidio oleh Kadir. Hal itu, nampak terlihat dalam vidio.
Tiba-tiba, saking rasa bangganya, Kadir kembali mencak mencak di hadapan orang dan disaksikan banyak wartawan yang sekali pendamping dari Pimpinan PT Zambrut Primakarya, Yuliaus.
Dengan nada kurang bersahabat, lelaki Kadir, tiba tiba mengatakan, kepada saya perempuan Asriani Siang
Saya ini wartawan resmi, kata, Kadir, kenapa kau menjatuhkan “Hanphoneku” dan melarang saya meliput dan ambil Vidio ?, Tanya, Kadir. Asriani langsung menampik di hadapan lelaki Kadir, kata Asriani, siapa yang larangki ?, saya hanya kasih tahuki jangan Syuting saya tanpa izin dengan saya.
Kembali Kadir, mengangat tangannya, “hati – hatiki yah, siapa yang di temani berhadapan, saya ini Wartawan asli, juga Sekertaris PWI, ancam, dia kepada salah seorang perempuan Asriani Siang profesi sebagai tugas rumah tangga Jum’at, (29/9/23)
Asriani Siang, kepada media ini, membantah, tudingan jika di laporkan pengrusakan, di Kantor Polres Gowa. Saya hanya membela diri dari kejaran syuting Kamera Vidio Hanphone milik wartawan lelaki Kadir dari Rakyat Sulsel. Kejadian berlangsung, Jum’at (29/9/23) pukul : 14.57. Wita.
Nah ! Asriani Siang, yang juga pernah membesarkan harian cetak Rakyat Sulsel, bersama suami Najamuddin Dg Serang, dan Daeng Tarra, di periode pertama Bupati Gowa, H. Ichsan Yasin Limpo, merasa heran bila saya di tuding melakukan pengrusakan, ada apa ?, kesal, Asrini Siang.
Sekedar di ketahui, Kalau memang dia wartawan, senior, kan seharusnya, punya etika dan proposional, dalam menjalankan tugas jurnalis.
“Masa sih, saya hanya sebagai warga biasa duduk di Kantor Camat Barombong Gowa, yang lagi sementara perang mulut dengan Dg Mangka, berlangsung diruang lobi piket Kantor Camat Barombong Gowa, pasalnya, tiba tiba Tampa se izin langsung wartawan ambil vidio.
Memang, Asriani Siang, warga biasa seorang warga rumah tangga Kelurahan Lembang Parang Kecamatan Barombong Gowa. “Kami memang sering di Kantor Camat Barombong Gowa, untuk mengurusi Struktur Senam Aerobik, yang rutin dilaksanakan setiap Rabu.
Selain itu, anda datang bersama pimpinan PT Zambrut Primakarya yang membangun perumahan di dusun Ta’bing Jai desa Tamanyeleng, Kecamatan Barombong Gowa,Yulius.
Perlu di ketahui, sebelum terjadi aduh mulut, antara Asriani dengan Dg Mangka, awalnya, saya melihat sebanyak tiga kali baku colek antara Dg Mangka dan Dg Talli.
Yang terkesan coletan keduanya tersebut, pasalnya, arah tujuannya yakni khusus kepada suami saya, profesi wartawan dan juga Pimpred Bomwaktu.com Najamuddin.
Tiba tiba Asriani siang mendadak muncul kecurigaan, hingga selanjutnya, Asriani Siang kepada Dg Mangka dan Dg Talli, langsung bertanya kepada keduanya, mengatakan, kenapa kamu keduanya saling mencolek dan saya lihatki arahnya kepada suami saya ? tanya Asriani kepada Dg Mangka dan kepada Dg Talli, yang lagi duduk berpapasan searah kursi. Jum’at (28/9/23).
Selanjutnya, Dg Mangka berbalik bertanya, kepada Asriani Siang, kata, Dg Mangka, heh, kamu Ani apa kapasitasmu disini ?.
Asriani Siang, menjawab pertanyaan Dg Mangka, sekedar di ketahui, saya ini Asriani Siang, kapasitas saya sebagai warga biasa.
Setelah, itu perempuan Asriani Siang dan lelaki Dg Mangka, mulai keduanya naik emosinya, hingga terjadi aduh mulut, berlangsung di Kantor Camat Barombong Gowa. Jum’at (29/9/23) pukul : 14.57. Wita.
Terpisah, lelaki Dg Mangka, kepada media ini, mengatakan, saya datang di Kantor Camat Barombong Gowa, bersama teman-teman lantaran, di panggil oleh Pimpinan Zambrut Primakarya, Yulius, yang membangun lokasi dusun Ta’bbing Jai desa Tamanyeleng Kecamatan Barombong Gowa, bermana Zambrut Rezidence. “paparnya, dia. Jum’at (28/9/23). (Bersambung).




