Siapa Otak Pelaku, “Biang Kerok” Atas Keributan di Kantor Camat Barombong Gowa

Bomwaktu.com, Gowa, Sulsel – Siapa “Biang Kerok” atas penyebab kekisruan atau kegaduhan Camat Barombong Gowa, Pada Jum’at (29/9/23) pukul : 14.57. Wita ?, terjadinya polemik Insiden kegaduhan hingga berujung di Kantor Polisi Polres Gowa.

Asriani, mengatakan, selain korban dilaporkan oleh Kadir Wartawan Rakyat Sulsel dan Sekjen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gowa, di Kantor Polres Gowa, korban Ani pun, Jum’at (29/9/23).

Mirisnya, lagi, juga Ani seorang manusia di bully melalui perkataan seperti memanggil nama seseorang dengan julukan Binatang Anjing oleh Wartawan Rakyat Sulsel dan juga mengatasnamakan dirinya SEKJEN Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gowa. di beberapa banyak portal media Online.

Mengutip dari laman MITRA INDONESIA) Di unggah September 29/23, judul berita Menggonggong Bagaikan Anjing Liar, Sekjen PWI Resmi Laporkan (A) Ke Polres Gowa. 

Perilaku pemberitaan yang muncul di beberapa konten perusahan Media Online, tershare dunia maya, akibatnya, menorehkan kisah sedih, perasaan tidak menyenangkan di Bully, bersama anak anaknya, beserta keluarganya, ‘kesalnya, meratapi kesedihannya.

Polemik Muncullah kasus ini, Bagai makan buah simalakama (keadaan yang serba salah). Namun, untuk mengungkap kedalam airnya, agar tidak runyam, “BIANG KEROK” otak Pelaku utama, perlu di ungkap.

Dengan harapan, pihak pimpinan PT.. Zambrut Primakarya Yulius, segerah melaporkan masalah ini, ke pihak Kepolisian Polres Gowa, “harap, Asriani.

Ini agar supaya pilihan yang serba sulit bagai makan buah ‘SIMALAKAMA” perlahan tapi pasti, bisa segerah terungkap siapa gerangan dalang oknum pelaku, hingga sampai ini hari belum terselesaikan, sebaliknya malahan tampa ruyam.

Pimpinan PT. Zambrut Primakarya, Yulius, pengusaha bisnis perumahan termasuk di dusun Ta’bing Jai desa Tamanyeleng Kecamatan Barombong Gowa., Yulius, di konfirmasi via Hanphone pribadinya, mengatakan, Iyah, nanti kita lihat, siapa otak utama, hingga di Kantor Camat Barombong Gowa, bisa terjadi keributan.

Perlu di ketahui, terkait soal, kehadiran Kadir Sekjen Persatuan Wartawan Indonesia yang juga wartawan Rakyat Sulsel, kata, Yulius, sehari sebelum kekantor Camat Barombong Gowa, kami sempat di perkenalkan di pasar Rewako Sungguminasa Gowa, oleh seorang bernama Mangka, “kata, Pimpinan Utama PT Zambrut Primakarya Yulius. Selain itu, yang di bahas Hanya soal mediasi saja di Kantor Camat Barombong Gowa, bukan membuat kegadihan.bterusteranhbdayabhanyabdi panggil kesana ke Kantor Camat Barombong sebaliknya bukan saya ajak mereka, “beber, Yulius. Kamis, (5/10/23)

hingga kami Dan H.MKamil, R.SH, salah seorang pengusaha bergelut bidang olah lahan Kapling termasuk di dusun Ta’bbing Jai.

Kedua mitra pengusaha ini, terkesan jadi lahan tebutan untuk mendapatkan uang. Akibatnya, muncullah perseteruan Camat Barombong Gowa, Pada Jum’at (29/9/23) pukul : 14.57. Wita.

Dan “Biang Kerok” atas penyebab kekisruhan

Olehnya, itu, Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Bahtiar, S.Sos., S.H., M.H, di minta juga melakukan interogasi atas kedua pengusaha tersebut.

Kronologis, Pada Jum’at (29/9/23) pukul : 14.57. Wita. di tempat kejadian perkara (TKP). Kantor Camat Barombong Gowa, telah  terjadi polemik Inseden kegaduhan, akibatnya, menimbulkan keributan, akibatnya, berujung di Kantor Polisi Polres Gowa.

Dia terlapor di Kantor Polisi Polres Gowa, dugaan pengerusakan Hanphone milik Kadir Wartawan Rakyat Sulsel dan Sekjen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gowa. Jum’at (29/9/23) 

Terpisah, Asriani, mengatakan, selain saya di laporkan, juga di bully seperti memanggil nama seseorang dengan julukan Binatang Anjing oleh banyak portal media Online.

(mengutip dari laman MITRA INDONESIA) Di unggah September 29/23, judul berita Menggonggong Bagaikan Anjing Liar, Sekjen PWI Resmi Laporkan (A) Ke Polres Gowa. Perilaku pemberitaan yang muncul di beberapa konten perusahan Media Online, tershare dunia maya, membuat perasaan korban Bully, Asrini tidak menyenangkan bersama anak anaknya, beserta keluarganya,”kesalnya, meratapi kesedihannya.

Berdasarkan, informasi warga, tak ingin namanya di publis, yang berhasil di tampung oleh media ini, di Kantor Camat Barombong Gowa, Jum’at (29/9/23), mengatakan, saat munculnya, insiden tersebut, kuat indikasi, di picu, H.M.Kamil, R.SH, pekerjaan pebisnis lahan kapling bekerja sama dengan pihak Pimpinan PT. Zambrut Yulius, sebagai Developer  pengembang bangunan rumah bersubsidi lokasi dusun Ta’bing Jai desa Tamanyeleng Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa.

Kedua, pengusaha tersebut, HM.Kamil, dan Yulius, keduanya hadir bersama wartawan dan penggiat LSM. Dengan insiden tersebut, diminta harus bertanggung jawab, untuk turut serta di lakukan pemeriksaan selama kasus ini bergulir di Polres Gowa.

Tentu, lanjut dia, tidak bakalan memammi, hadir berkisar puluhan wartawan dan LSM, termasuk Wartawan Rakyat Sulsel, yang juga Sekjen PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kadir, gabung dengan orang orangnya Yulius dan HM. Kamil, R.SH, di Kantor Camat Barombong Gowa, kalau tidak ada otak utama penggeraknya,  dengan tujuan Mediasi terkait seputar permasalahan lahan lokasi dusun Ta’bing Jai desa Tamanyeleng Kecamatan Barombong Gowa, di Kantor Camat Barombong Gowa. Jum’at (29/9/23).

Sementara, HM. Kamil, sempat dicegat oleh media ini, diselah selah, saat berlangsung keributan, di Kantor Camat, mengatakan, saya tidak memanggil wartawan ke Kantor Camat Barombong Gowa, “kunci, pengusaha Kapling lokasi dusun Ta’bing Jai desa Tamanyeleng Kecamatan Barombong Gowa. Jum’at (29/9/23), ke wartawan Bomwaktu.com.

Terpisah, Pimpinan PT Zambrut Primakarya, Yulius, ditemui oleh beberapa awak media, disalah satu Warkop, di Gowa, menyebutkan, bahwa ada yang bisa memediasi dengan Camat Barombong Gowa, maka dikasih ketemu sama Dg Mangka, aktivis LSM 

Lanjut, pak Yulius, lantaran Dg Mangka mau Mediasi, akhirnya kami dibawah oleh Dg Mangka aktivis LSM, di Kantor Camat Barombong Gowa.Jum’at (29/9/23).

Share the Post:
Scroll to Top