
Bomwaktu.com, Gowa Sulsel — Di tengah carut marutnya perputaran perekonomian warga sudah banyak kesusahan mencari nafkah. di tambah lagi di perparahnya dengan kondisi pemadaman listrik rentang waktu cukup lama.
Sehingga tidak heran justru menambah lagi keresahan dan kerugian besar warga, dengan pemadaman listrik ini
Akibat pemadaman listrik, selain menimbulkan perekonomian warga bergelut bidang bisnis kecil menengah ambruk, juga menimbulkan kerusakan alat elektronik warga, seperti, Kulkas, TV mesin cuci mesin pompa AC.
Sementara, Duit susah, tiap bulan bayar beban listrik PLN, kalau nunggak sedikit di tarik meterannya.
Nah yang di pertanyakan warga, siapa yang mau bertanggung jawab, atas kerugian selama pemadaman listrik PLN ?. Apakah PLN atau siapa ? Tanya, sejumlah warga Kecamatan Barombong Gowa, saat memberikan keluhannya kepada media ini.
Seperti kita ketahui, setiap bulan datanglah kolektor PLN menagih, tidak bisa telak bayarnya. Petugas PLN tidak mau tahu bahwa warga lagi susah bisnisnya amblas selama pemadaman listrik. Pelanggan tidak punya uang bayar listrik, petugas PLN juga tidak mengerti. kalau tidak bayar alias menunggak di putus oleh Pihak petugas PLN Gowa.
Disisi lain, akibat pemadaman terlalu lama, warga sudah banyak mengalami kerugian termasuk penjual makanan di malam hari dan siang hari.
Yang membingungkan dan membuncah kan segelumit pertanyaan, masyarakat tidak pernah kita mendengar atau penyampaian baik melalui radio Tv dan informasi lainnya dari petugas PLN kapan waktu ada pemadaman bergilir.
Warga hanya tahu, heh mati lampu lagi mati lagi lampu PLN, itu saja yang kita amati. Keresahan warga ini juga terkesan tidak ada kepedulian dari pihak pemerintah daerah Gowa, untuk menjelaskan kepada warga tentang pemadaman listrik.
Pantauan media ini, bukan hanya warga yang kesal, kepada PLN namun Aparat Negeri Sipil (ASN) di Kantor Camat Barombong Gowa, dan aparat desa/Kelurahan, serta Kantor lainnya, juga merasakan begitu pedihnya akibat pemadaman lampu PLN.
Hal ini lantaran, pelayanan masyarakat terganggu, tidak ada pekerjaan Kantor yang mulus, malah berhenti total pelayanan. Sebab alat elektronik seperti komputer mati Handphone mati total.
Kini akibat pemadaman listrik terlalu lama, maka kita indikasi PLN telah mematikan perputaran ekonomi, pelaku UMKM.
Sampai berita di tayangkan, pewarta media online Bomwaktu.com, terhalang untuk konfirmasi, lantaran di terpa dengan kondisi mati lampu PLN Sungguminasa Gowa (Naja)




