Bomwaktu.com, Humas Gowa, — Arah pembangunan Kabupaten Gowa dalam Kepemimpinan Bupati Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang, SE, MM, bersama Wakil Bupati Gowa, Ir. H. Darmawangsyah Muin, ST, M.Si, akronim (Hati Damai) di sambut hangat oleh seluruh kalangan masyarakat di butta Gowa di kenal regelius.

Penyerahan Bantuan, kepada warga miskin Ekstrem, bersama Bupati Gowa, dan Wakil Bupati Gowa, di dampingi Kapolres Gowa, Sekda Gowa, dan H. Darwis Dg Nai, pengusaha Developer.
Bagaimana tidak, hal ini, lantaran Hj. Husniah, bersama Darmawangsyah, antusiasme pada upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera, hingga mampu menekan penurunan angka kemiskinan yang Ektrem.
Dimana, mereka mengemplementasikan melalui terciptanya masyarakat yang sehat, dan cerdas dengan didukung kondisi lingkungan bersih dan aman.
Terwujudnya kondisi tersebut didorong ‘məlalui langkah intervensi yang bersifat prioritas melalui Program Gowa Bersama (Bersih, Cerdas, Sehat, Sejahtera, dan Aman).
Program ini pun menjadi program prioritas yang di gelindingkan dalam kepemimpinan Hati Damai di masa 100 hari kerjanya.
Bahkan Program pembangunan yang dijalankan dalam kepemimpinan Hati Damai memiliki semangat gotong royong dan kolaborasi baik antara Pemerintah daerah Gowa, dan masyarakat dengan harapan, guna membangun daerah yang lebih maju.

Foto : H. Darwis Dg Nai, seorang Pengusaha Developer di kenal Dermawan, siap bersinergi dalam program 100 hari kerja Bupati Gowa dan Wakil Bupati Gowa (foto Ani)
Perwujudan program tersebut meliputi, pertama Gowa Sehat (Salewangang), gagasan program ini menitik beratkan terhadap peningkatan akses masyarakat terhadap layanan, kesehatan dasar secara merata, tanpa biaya dalam pemeriksaan kesehatan dasar gratis (PKDG).

Program yang di Kelaborasikan dari Pemerintah pusat tersebut, telah mampu memberikan pelayanan kesehatan kepada kelompok prioritas yakni, lansia, masyarakat yang berulang tahun, hingga yang memiliki resiko stunting.

Realisasi kinerja pada program tersebut antara lain, 26 Puskesmas di Kabupaten Gowa berhasil memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis pada kelompok prioritas.
Kemudian sebanyak 27.528 jiwa yang telah mendapatkan. pemeriksaan gratis di Puskesmas dari 29.704 target jiwa atau dengan realisasi, 92,67 persen.

Terdapat, 35.507 lansia yang telah mendapatkan pemeriksaan keschatan dasar secara gratis dari 28.216 target lansia atau dengan realisasi kinerja 125,84 persen.
Dalam program ini juga berhasil memberikan bantuan kepada keluarga beresiko stunting sebanyak 2.582 keluarga dari 2.552 target keluarga atau 101,17 persen.
Kedua, yakni menciptakan lirgkungan yang aman melalui implementasi Program Gowa Aman (Masannang). Program ini diwujudkan dengan kolaborasi bersama antara pemerintah daeran, kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, hingga pemuda.
Termasuk pelibatan langsung masyarakat umum, dalam menciptakan dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Gagasan Gowa, “Masannang” ini juga mendorong turunnya angka kerawanan atau kriminalitas di wilayah Kabupaten Gowa.
Keberhasilan pelaksanaan program berdasarkan data Polres Gowa, menunjukkan sebelum dilaunching-nya program Kabupaten Gowa berada di peringkat 18 dalam penyelesaian kasus yang ditangani oleh Polres Gowa.
Untuk di ketahui, setelah adanya progam 100 hari kerja, yang di gelindingkan oleh Bupati Gowa dan Wakil Bupati Gowa, pasalnya, menjadi peringkat pertama dalam penyelesaian kasus.
Melalui, program ini pun menunjukkan turunnya angka kriminalitas di Kabupaten Gowa, dimana pada periode Januari hingga Februari 2025 terdata 298 kasus yang dicatat Polres Gowa, sementara di periode Maret dan April 2025 kasus yang tercatat hanya 242 kasus.
Aksi nyata dan kolaborasi yang baik pada pelasarian program pembangunan a”Hati Damai”, khususnya Gowa Masannang, memberikan dampak langsung kepada penerima manfaat dalam hal ini masyarakat.
Kini, tidak heran, bila ungkapan terima kasıh pun masing – masing, mereka sampaikan dengan bangga dan penuh haru.
Upaya nyata pemerintah saat ini menjadi harapan besar bagi masyarakat untuk melanjutkan hidup dalam kondisi yang lebih mandiri dan sejahtera.
Kartini warga miskin Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuiu, Kabupaten Gowa, misalnya, menyampaikan terima kasihnya setelah dirinya difasilitasi oleh pemerintah daerah Gowa untuk mendapatkan permasangan listrik gratis.
Terpisah, “Terima kasih banyak kepada Bupati Gowa, Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang, SE, MM, dan Wakil Bupati (Wabup) Gowa, Ir. H. Darmawangsyah Muin, ST, M.Si, dan semua pihak yang telah membantu, tentu ini adalah berkah besar bagi keluarga kami,” ungkap Kartini.
Nada sama di sampaikan, Yanti warga miskin desa Julubori, Kecamatan Pallangga Gowa menyampaikan rasa syukurnya atas berbagai bantuan yang didapatkan dari Bupati Gowa dan Wakil Bupati Gowa.
Mulai dari bantuan usaha pertanian budidaya, bantuan perlengkapan masak, dan bantuan modal usaha sebagai upaya meningkatkan pendapatan ekonomi bagi keluarganya.
“Alhamdulillah ini adalah berkah dan “Insya Allah” usaha ini akan berkembang, “ungkapnya, Yanti, penuh haru, kepada pewarta media ini.
Demikian halnya, Daeng Ngintang, warga miskin Ekstrem, berhasil mendapatkan bantuan bedah rumah, perlengkapan alat usaha, hingga bantuan pertanian budidaya.
Daeng Ngintang, saat di tanyai soal bantuan di berikannya, dirinya menjawab, saya terharu dan berterima kasih kepada Bupati Gowa dan Wakil Bupati Gowa, atas bertaburnya bantuan yang diberikan kepada keluarganya,” ungkapnya, “Daeng Ngintang, (Dt/red/bm)




