“Kabar Duka Ternyata Hoax: Syarifuddin Daeng Tarra Bantah Berita Kematiannya”

GOWA, SULSEL – Kabar mengejutkan sekaligus meresahkan beredar di media sosial pada hari Jumat, [10 Oktober], terkait meninggalnya Syarifuddin Daeng Tarra, seorang penggiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang merupakan warga Bontocaradde, Kelurahan Tamallayang, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Informasi yang beredar melalui pesan berantai dan unggahan di media sosial itu menyebutkan bahwa Syarifuddin Daeng Tarra telah berpulang ke Rahmatullah dan akan dikebumikan pada sore hari.

Namun, kabar tersebut ternyata tidak benar alias hoax.

Syarifuddin Daeng Tarra sendiri, saat dihubungi oleh awak media ini, dengan tegas membantah berita tersebut. “Siapa bilang saya meninggal ? Tanya Tarra, korban beruta Hoax.

Saya sekarang masih hidup dan sehat wal’afiat, dan menjalani kehidupan normal,” ujarnya pada Jumat, [10 Oktober].

Akibat berita hoax ini, kediaman Syarifuddin Daeng Tarra ramai didatangi oleh keluarga dan sahabat yang terkejut dan berduka.

Syarifuddin Daeng Tarra mengaku kesal dengan beredarnya berita bohong tersebut.

Untuk diketahui, hoax adalah informasi bohong yang sengaja disebarkan untuk menipu atau memperdaya masyarakat.

Dalam kasus ini, berita hoax tentang kematian Syarifuddin Daeng Tarra telah menimbulkan keresahan dan kepanikan di kalangan keluarga dan sahabatnya.

Penulis: Naja

 

Share the Post:
Scroll to Top