Ada Apa dengan Oknum LSM dan Oknum Wartawan ? Sibuk Sebar Isu, Bupati Gowa dan Keluarga Tetap Tenang

Bomwaktu.com Gowa Sulsel — Benarkah posisi Bupati Gowa, Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang, S.E., M.M., tergoyang oleh berbagai isu dan tuduhan yang beredar belakangan ini ? Benarkah beliau telah dicopot dari jabatan Ketua DPD PAN ?.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut bergulir luas di masyarakat, namun kenyataan di lapangan justru menunjukkan gambaran yang sangat berbeda.

Ilustrasi Gambar : “Yang lain akan membantu” Atau Orang Lain Akan Membantu. 

Berbagai isu dan tuduhan yang dilontarkan pihak tertentu ternyata sama sekali tidak mampu menggoyahkan posisi maupun wibawa Husniah di mata publik.

Sebaliknya, elektabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap sosok pemimpin perempuan ini justru kian meningkat.

Hal ini terbukti dengan terpilihnya beliau menduduki jabatan strategis sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN).

Capaian tersebut disambut hangat dan mendapat apresiasi luas dari warga Kabupaten Gowa.

“Sosok beliau ibarat pohon besar yang kokoh berdiri, sementara pihak-pihak yang berupaya menjatuhkannya hanyalah bagaikan kerikil kecil yang hanyut tersapu ombak besar.

Rakyat Gowa tidak memiliki keinginan sedikit pun untuk menjatuhkan pemimpinnya,” ujar salah satu keluarga besar Husniah yang berdomisili di Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa.

Menurut sumber tersebut, isu-isu yang beredar dinilai sebagai bagian dari gelombang konspirasi politik yang digerakkan oleh kelompok tertentu.

Diduga kuat, tujuan utama penyebaran isu ini adalah merontokkan kekuasaan Husniah serta berupaya merebut jabatan secara paksa lewat pemberitaan yang bernada sensitif dan belum tentu kebenarannya.

Di tengah hiruk-pikuk isu yang bergulir, sikap keluarga Bupati justru menjadi sorotan. Ibu Bupati, suami, anak-anak, hingga seluruh keluarga besarnya terlihat sangat tenang. Tidak terlihat tanda-tanda kegelisahan atau kekhawatiran sedikit pun dari mereka.

Kondisi ini sangat kontras dengan pihak luar yang dianggap berusaha keras, bahkan ngotot, menciptakan opini negatif dan menyebarkan isu yang dinilai kurang pantas.

“Apakah mereka tidak takut dengan pasal dalam Undang-Undang ITE ?. Beliau adalah Bupati Gowa yang menjabat secara sah, dan tidak pantas diperlakukan dengan cara melakukan fitnah lewat isu-isu sensitif,” tegasnya.

Hal yang memiriskan lagi, segelintir penggiat LSM di wilayah Gowa pun terlihat ikut terseret dalam situasi ini.

Sikap mereka yang dinilai tak memiliki rasa malu, hingga memaksa pihak keluarga Paksakan melaporkan masalah ini ke kepolisian, patut dipertanyakan motif dan tujuan sesungguhnya.

Situasi ini semakin terlihat jelas ketika di wilayah asal keluarga besarnya, khususnya di Kecamatan Bontonompo, suasana tetap aman, damai, dan penuh ketenangan.

Parahnya lagi, selain menyebar isu yang bernada sensitif, oknum yang disebut-sebut sebagai pelaku diduga penyebar berita (ENL) juga terkesan menantang Bupati dan warga Bontonompo.

Meski demikian, keluarga besar Husniah di Bontonompo tetap tenang dan bersikap legowo meski dianggap telah menerima perlakuan yang di luar kewajaran.

Ketenangan yang dipancarkan sosok Husniah mengingatkan pada pepatah lama: “Air yang tenang jangan disangka tiada buaya”.

Di balik ketenangan dan kesabaran yang ditunjukkannya, kekuatan serta kewibawaan seorang pemimpin tetap tersimpan kokoh,”urainya.

Bagaimana kelanjutan kisah ini yang ibarat alur cerita dalam sinetron politik ? Tentu akan ada penyelesaian akhirnya.

Pantau terus perkembangan selengkapnya hanya di Bomwaktu.com. Jum’at (8 Mei)

Penulis : Najamuddin 

Share the Post:
Scroll to Top