
Bomwaktu.com, Gowa Sulsel — Calon Pilcaleg tukang Sogok menggunakan alat bantuan pertanian, seperti mesim Pompa Air, dan bantuan alat pertanian lainnya, Jelang pemilihan umum (pemilu) DPRD tahun 2024, tersisa 2 bulan lagi.
Karena itu, warga “jangan pilih calon Legislatif DPRD tukang sogok
Meski modusnya beragam macam, namun tujuan pusarannya semata tidak lain, yakni, beli suara, rakyatpun diajak bak beli kucing dalam karung akibat sogokan.
Legislator suka sogok, lantas dirinya terpilih, di kuwatirkan sudah bakalan lagi bisa kerja nyata untuk rakyat, di rumah rakyat, di tahun 2024.
Pendistribusian mesin pompa Air tahun 2022 sd tahun 2023, bantuan dari kementerian Republik Indonesia (RI) misalnya.
Pasalnya bantuan mesin pompa air, di bagikan oleh Dinas Kepala Dinas Tanaman Pangan Dan Holtikultura Kabupaten Gowa Fajaruddin, patut di jadikan acuan tanda tanya.
Bagaimana tidak, sebab di balik fenomena pembagiannya tirainya tersimpan misteri, kuat dugaan ada semacam persekongkolan atau dugaan kerja sama secara terselubung antara seorang pilcaleg DPRD Gowa, parpol PPP tahun 2024, dengan Dinas Pertanian Gowa.
Bagaimana tidak, hal ini dengan munculnya keluhan khususnya warga petani di sejumlah wilayah di Kabupaten Gowa, termasuk paling viral di perbincangkan warga petani, di Kecamatan Bontonompo Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa.
Mirisnya lagi, Dimana dalam hal pemasukan berkas untuk mendapatkan bantuan, seharusnya warga tani punya hubungan dengan dinas pertanian, bukan seorang politisi, “paparnya, sejumlah warga petani kepada media ini.
Terkait keluhan warga petani, soal pendistribusian bantuan pompa air gunakan Tabung Gas 3 Kg, juga terungkap di selah rapat anggaran (Banggar) DPRD Gowa.
Di kutip laman Pedoman media Online Pedoman judul Eks Dirut Perusda Gowa Diduga Politisasi Bantuan Pertanian, DPRD Ancam Pidanakan.(Kamis, 23 November 2023).
Jawaban ini dijelaskan setelah Dian Purnamasari, salah satu anggota Banggar dari Partai Gerindra membeberkan temuan di lapangan.
Ia menyebut, di Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan kini dibagikan sebanyak 700 Bantuan paket konversi BBM (Bahan Bakar Minyak) ke BBG (Bahan Bakar Gas) untuk mesin pompa air, merupakan program kemitraan dari Kementerian ESDM bersama DPR RI untuk membantu petani di Kabupaten Gowa.
Di acara tahunan rapat banggar DPRD Gowa, pun mempertanyakan bagaimana regulasi dan proses identifikasinya, kata, Dian (Di kutip laman Pedoman media Online Pedoman) (Kamis, 23 November 2023). Editor Muh. Syakir.
“Memang Pemkab Gowa mengapresiasi adanya pendistribusian paket konversi BBM (Bahan Bakar Minyak) ke BBG (Bahan Bakar Gas) untuk mesin pompa air bagi petani di Gowa.
Apalacur, sesuai informasi warga tani, bukan menggemukkan warga tani, tetapi bakal akan menggemukkan suara khusus yakni bagi calon DPRD Gowa, ikut permainkan bantuan tersebut, di konteks pemilihan calon legislatif (pilcaleg) Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Gowa, di helat tahun 2024.
Padahal, bantuan tersebut, buat warga petani, bukan buat di gunakan salah seorang politis dari calon DPRD Gowa.
Warga tani saat di temui oleh pewarta media ini, mengapresiasi penuh janji DPRD Gowa, akan mengusut dugaan politisasi bantuan pompa kepada kelompok tani yang mengatasnamakan parpol tertentu, Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura diminta menyerahkan semua data penerima bantuan.
Hingga berita bersambung ini kembali di tayangkan, oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Dan Holtikultura Kabupaten Gowa, Fajaruddin, dihubungi via handphone pribadinya, namun tidak menjawab hasil pertanyaan pewarta media ini. Rabu (13/12/23) (Naja) bersambung ……




