Beranda Daerah Husniah Talenrang Kehilangan Jabatan Bupati Gowa: Diduga Ditempuh Lewat Cara Licik dan...

Husniah Talenrang Kehilangan Jabatan Bupati Gowa: Diduga Ditempuh Lewat Cara Licik dan Penyelisihan

51
0
Busrah Abdullah mengecam keras langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mendadak memberhentikan Husniah dari jabatan Bupati Kabupaten Gowa,

Bomwaktu.com, Makassar Provinsi Sulawesi Selatan — Pihak yang membela Bupati Gowa Hj. Sitti Husniah Talenrang menuding pemberhentiannya dari jabatan dilakukan dengan cara licik dan penuh penyelisihan. Proses yang melibatkan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Gowa pun dinilai terkesan dipaksakan.

Jika pelantikan pejabat pengganti tetap dipaksakan berlangsung, pihak penggugat mengancam tidak akan tinggal diam. “Jangan salahkan jika terjadi sesuatu. Kami akan turunkan massa secara besar-besaran,” tegas salah satu juru bicara.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Busrah Abdullah mengecam keras langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mendadak memberhentikan Husniah dari jabatan Bupati Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Busrah mempertanyakan dasar hukum keputusan tersebut. Ia menegaskan proses hukum terkait perkara Husniah masih berjalan, termasuk upaya Peninjauan Kembali (PK) yang sedang diajukan ke Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Ia juga menyoroti dugaan kelalaian hingga sabotase terkait surat pemberitahuan putusan Mahkamah Agung. Hal ini dikaitkan dengan hak jawab yang seharusnya diterima oleh Hj. Sitti Husniah Talenrang dalam proses.

Menurutnya, peristiwa ini patut diusut tuntas karena menyangkut hak orang yang diberhentikan untuk memberikan penjelasan serta pembelaan diri.

“Proses peninjauan kembali masih berjalan — pihaknya masih mengajukan permohonan ke Mahkamah Agung. Namun keputusan dari Kementerian sudah keluar. Dasarnya apa?” tanya Busrah dalam konferensi pers di Makassar, Jumat (16 Oktober 2026).

Terpisah, Salah seorang Ketua Ormas, menyebutkan, seperti kita ketahui bersama, Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang (lahir 20 Maret 1977) adalah politikus dari Partai Amanat Nasional yang kini menjabat sebagai Bupati Kabupaten Gowa untuk masa jabatan 2025–2030.

Sayang, di awal masa jabatannya yang masih muda, ia sudah diterpa angin kencang, seolah badai besar datang menghantamnya.

Seperti belati yang menikam dari belakang, berbagai tuduhan dan tekanan muncul, terutama terkait dugaan konspirasi politik melalui Pansus Hak Angket di DPRD Gowa. Selama berbulan-bulan, ia diuji dalam situasi yang berat dan menyesakkan.

Kami bangga karena Husniah adalah Bupati Gowa sejati, produk asli hasil pilihan rakyat. Sebaliknya, kami tidak akan bangga pada kekuasaan yang lahir dari rekayasa dan dugaan konspirasi politik. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here