Beranda Berita TPI Beba Galesong Utara Perlu Dipoles Lebih Profesional oleh Pemkab Takalar

TPI Beba Galesong Utara Perlu Dipoles Lebih Profesional oleh Pemkab Takalar

123
0
TPI Beba Galesong Utara Perlu Dipoles Lebih Profesional oleh Pemkab Takalar

TAKALAR, BOMWAKTU.COM — Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Beba yang berlokasi di Desa Tamasaju, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, memerlukan sentuhan penataan yang lebih profesional dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar agar tampil lebih rapi, higienis, dan menarik.

Pasalnya, kawasan yang berada tepat di pesisir pantai ini bukan sekadar pusat transaksi lelang ikan, cumi-cumi, dan aneka hasil laut segar lainnya. TPI Beba juga telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata kuliner bahari favorit yang menyajikan aneka olahan hidangan laut.

Berdasarkan pantauan media ini di lokasi, deretan warung kuliner siap menyapa dan memanjakan lidah para pecinta hidangan laut.

Namun, kondisi penataan infrastruktur dan estetika kawasan TPI Beba dinilai masih cenderung biasa-biasa saja dan belum mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ekspektasi Terhadap Kepemimpinan Firdaus Daeng Manye – Hengky Yasin
Seiring dilantiknya Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M. sebagai Bupati Takalar bersama Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M. sebagai Wakil Bupati Takalar periode 2025–2030, harapan besar bertumpu pada pasangan pimpinan daerah yang baru ini.

Masyarakat menaruh harapan tinggi, terlebih Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, merupakan putra daerah asli Galesong Utara.

Sentuhan kebijakan dan perhatian Pemkab Takalar sangat dinantikan untuk memoles kawasan TPI Beba agar lebih tertata, bersih, dan modern. Penataan kawasan ini diyakini mampu mendongkrak daya tarik wisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal.

Daya Tarik Kuliner Khas TPI Beba
Keunikan dan daya tarik utama TPI Beba terletak pada sensasi kesegaran bahan kulinernya.

Pengunjung dapat memilih dan membeli sendiri beragam hasil laut segar dari nelayan setempat, lalu membawanya ke warung kuliner untuk dimasak sesuai selera, baik dibakar dengan tungku khusus maupun diolah dengan racikan bumbu khas.

“Makan di sini sangat memuaskan karena ikan dan cumi yang kita makan benar-benar segar, kita pilih sendiri lalu langsung dibakar di tempat. Pelayanannya juga ramah,” ujar salah seorang pengunjung saat ditemui di lokasi, Sabtu (17/10/2026).

Masyarakat dan para pelaku usaha setempat berharap Pemkab Takalar segera menyusun langkah strategis untuk menata TPI Beba menjadi ikon wisata kuliner bahari yang representatif di Kabupaten Takalar.

Hingga berita ini diterbitkan, pewarta media terus berupaya menemui dan menghubungi pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Perikanan maupun Dinas Pariwisata Kabupaten Takalar untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut mengenai rencana penataan kawasan tersebut, namun belum berhasil terhubung. Kendati demikian, redaksi media ini tetap memberikan ruang seluas-luasnya untuk klarifikasi dan hak jawab demi menjaga keberimbangan berita. (Naja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here