
Bonwaktu.com. Gowa Sulsel — Sebanyak 9 siswa tidak ikut Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2022/2023 di SMPN 2 Barombong Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Padahal Bupati Gowa, Ichsan YL, masa periodenya, menerapkan dalam pembelajaran di sekolah tidak mengenal siswa tinggal di kelas Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB).
Namun sayangnya Program SKTB di Sekolah SMPN Negeri 2 Barombong Gowa, yang di nakhodai Hj. Nurmi Spd MP, asli warga Malakaji ini, terkesan sudah tidak mengindahkannya lagi.
Bukannya meningkatkan kualitas dunia pendidikan di Gowa, di kenal bersejarah, sebaliknya “menorehkan kisah sedih oleh siswa menimbah ilmu di SMP Negeri Barombong Gowa.
Akibatnya, dikeluhkan Orang Tua yang anak anaknya bersekolah di SMP Negeri 2 Barombong Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan.
Dengan banyaknya, tidak lolos siswa masuk ujian nasional (UN) pelajaran 2022/2023, di SMPN 2 Negeri Barombong Gowa, tentu program SKTB terkesan jalan ditempat.
Olehnya itu, Bupati Gowa, 2 periode, DR. Adnan Purichta SH.MH, dan Kepala Dinas Pendidikan Pemda Gowa, di minta oleh orang tua mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah SMPN 2 Barombong Gowa, Hj. Nurmi, sudah menyandang Master Pendidikan, (MP) bersama guru dan guru BK.
Bagimana tidak sebab kehadirannya di lingkup pendidikan, bukannya mengangkat derajat prestasi kepada siswa.
Sebaliknya, malah di nilai menghancurkan masa depan dan cita cita anak generasi pelanjut.
Keluhan sejumlah orang tua siswa anaknya bersekolah SMPN 2 Barombong Gowa, sebab anaknya tidak bisa di ikutkan untuk ujian Nasional, tampa alasan jelas.
Kepala Sekolah SMPN 2 Barombong Gowa, Hj. Nurmi Spd MP, membantah tudingan dari orang tua siswa, mengatakan, Sebanyak 317 ikut ujian Nasional, dan ada 9 siswa tidak ikut ujian nasional, karena dengan alasan sudah lama sisawa tidak datang masuk ikut proses pelajaran.
Akan tetapi siswa yang sudah tidak masuk, kata, Hj. Nurmi, masih ada daftar namanya di SMPN 2 Barombong Gowa.
Jadi yang tidak ikut tersebut, hanya 2 siswa itupun di Kelas 1 dan 2 sudah di nyatakan tidak tuntas akibat lantaran malas datang ke Sekolah, sehingga tidak bisa ikut ujian Nasional.
Kepsek SMPN 2 Barombong Gowa, Hj Nurmi yang sudah menyandang Spd, MP, kembali ditanyai oleh media ini, apa benar Salsa siswa ibu, sudah di keluarkan di sekolah SMPN 2 Barombong Gowa, ? Jawabnya dengan lantang Hj Nurmi, Iyah … sudah di keluarkan.
Sehingga anak bernama Salsa Siswa SMP Negeri 2 Barombong Gowa, orang tuanya Wartawan, pasalnya tidak bisa lagi ikut Ujian Nasional pelajaran tahun 2022/2023.
Saat ditanyai lagi, apa benar namanya perempuan Salsa siswa SMPN 2 Barombong Gowa, sudah resmi di kasih keluar di sekolahnya hingga tidak bisa lagi ikut ujian Nasional ?.
Hj. Nurmi, balik menjawab, saya tidak tahu itu apa namanya Salsa masih ada atau tidak di daftar SMPN 2 Barombong Gowa.
Yang jelas cuma Kepala Sekolah SMPN 2 Barombong Gowa, Hj. Nurmi, ketahui, yakni, total jumlah kelurahan siswa ikut ujian Nasional (UN) 317 siswa.
Pertanyaan terakhir oleh pewarta media online Bomwaktu.com, kepada Hj. Nurmi, Spd MP, nha ! Kenapa jawaban ibu berbelit Belit ?
Jawabnya, datangnaki di Sekolah SMP Negeri 2 Barombong Gowa, untuk wancara langsung sekaligus mempertemukan guru dan guru BK, “tutup, Kepala Sekolah SMPN 2 Barombong Gowa, Hj. Nurmi Spd MP, saat di konfirmasi oleh media Bonwaktu.com. Senin (26/6/23)
Kembali, orang tua, Salsa, Asriani, membantah, bahwa selama ini anak saya belum ada bukti akurat pindah sekolah, meski sebelumnya itu ada memang rencana. Nah ! Ada apa anak saya di coret namanya ?.
Mirisnya lagi, jauh sebelum di gelar pelaksanaan ujian Nasional (UN) orang tuanya, kerab berkoordinasi dengan Kepala Sekolah SMPN 2 Barombong Gowa, Hj. Nurmi, dan Wali Kelasnya, namun sayang tetap tidak di beri jalan untuk ikut ujian Nasional (UN)
Padahal Gowa di kenal bersejarah, sebagai salah satu kabupaten di wilayah Sulawesi Selatan tidak ingin dunia pendidikan tertinggal. Sehingga Bupati Gowa, Ichsan YL, SH, berhasil mencetuskan program Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB).
Artinya siswa tetap melanjutkan di tingkat berikut dan kembali menyelesaikan mata pelajaran yang tidak dia luluskan tingkat sebelumnya.
Olehnya itu, sambung, Asriani, kami akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Gowa, Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdis) Gowa, Rike Susanti, ST, ada apa anak perempuan saya Salsa Siswa SMPN 2 Barombong Gowa, tidak di ikutkan Ujian Nasional (UN) pelajaran 2022/2023 ?, “kesalnya, Asriani.
Kembali Kepsek SMPN 2 Barombong Gowa, Hj. Nurmi, silahkan orang tua siswa mempertanyakan kepada Kepala Dinas Pendidikan Gowa.
Kata, Hj. Nurmi, Perlu ibu Asriani tahu, saya juga sering bertanya kepada Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdis) Gowa, Rike Susanti, ST, untuk minta petunjuknya terkait bila ada permasalahan siswa, “tegas, Kepala Sekolah SMPN 2 Barombong Gowa, Hj. Nurmi, Spd.MP, dihubungi pewarta media via Hanphone pribadinya. Senin (26/6/23) (Naja) bersambung




