
Kondisi Jalan Usaha Tani (JUT) luas 4 meter melebihi hasil pekerjaan dusun Pa’jokki desa Tanrara, menopang peningkatan ingkam perkapita warga tani.
Bomwaktu.com, Gowa Sulsel — Di lansir dari lamaan di akses portal media online klivetvinfonesia.com. penulis Syarif krg sitaba di muat (“tanggal 26 bulan Februari tahun ‘2023) Judul Berita (Mandat Bupati Memimpin Dua Desa Sekaligus, Sekcam Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Haluddin, S.ag., Msi. Lakukan Langkah Ini…!!)

Foto : Sekcam Bonsel Gowa, juga PLT Kades Tanrara,
Sekertaris Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Haluddin, S.ag., Msi. Yang baru saja melangsungkan serah terima jabatan dalam pekan ini, atas mandat secara langsung dari Bupati guna memimpin dua desa sekaligus. Menyatakan siap membawa perubahan diwilayah yang diamanahkan kepadanya untuk segera membawa perubahan.
Dalam cakupan berita, Langkah awal yang dilakukan Haluddin, S.ag., Msi, adalah membuat skema program kerja dalam 100 hari kedepan dengan menggandeng seluruh jajaran perangkat desa.
Untuk menjaga dan mempererat jalinan tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat dalam memberi pelayanan prima. Jajaran pemerintah desa juga melakukan kunjungan kepada para tokoh masyarakat dan tokoh agama serta pemangku adat. Guna memantau serta melihat secara langsung kondisi sosial ekonomi masyarakat pada dua wilayah desa yang dipimpinnya.
Tak perlu muluk-muluk, minimal kata Sekertaris Camat Bontonompo Selatan ini, mengatakan pekerjaan-pekerjaan yang diprogramkan tersebut membuat desa menjadi lebih bergerak hidup dan ada kemajuan.
Untuk itu Haluddin, S.ag., Msi mengajak seluruh pihak stake houlder terkait agar secara bersama-sama membangun wilayah desa dengan memikirkan bagaimana desa yang kita cintai ini bisa bersaing dengan desa-desa lain.
“Sebagai PLT desa di dua desa yakni Desa Sengka dan Desa Tanrara akan memegang teguh kepercayaan yang di amanatkan kepada saya dan insya Allah saya akan berusaha semaksimal mungkin”, tuturnya. Kutipan berita lamaan di akses portal media online klivetvinfonesia.com.
Terpisah, berdasarkan informasi warga di desa Tanrara yang berhasil di tampung oleh media ini, menyebutkan, terkait kinerja 100 hari, oleh Sekcam Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, minta di wujudkan.
Apalagi kondisi saat ini, pasalnya, meskipun belum jelas kapan di selenggarakan Pemilihan Kepala desa (Pilkades) tapi, sudah mulai muncul inteks Politik Pilkades Adu Domba, yang kuat indikasi issu politiknya, melalui sorotan tajam atas kondisi Pembangunan proyek jalan usaha tani (JUT) dan Talud.
Tentu wajar banyak tuai pertanyaan warga di wilayah dusun Pa’jokki desa Tanrara Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa.
Bahkan ini muncul pada saat Kepala desa Tanrara, Hamjah Lallo, melepaskan jabatannya bersamaan dengan 54 kepala desa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan masa jabatannya telah berakhir sejak 2 Februari 2023 sehingga 17 camat maupun sekretaris camat ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt).
Mirisnya lagi, malahan sebaliknya sasaran empuknya, menyoroti, mantan Kepala desa Tanrara, 2 periode Hamjah Lallo, yakni, melalui karya hasil produk pembangunannya termasuk, jalan usaha tani (Jut) dan Talud lokasi dusun Pa’jokki, dengan sasaran untuk membuat namanya rusak.
Sehingga, Sekertaris Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Haluddin, S.ag., Msi, di minta turun langgang meredam atau menenangkan warganya di desa Tanrara agar tentram dan damai.
Seperti kita ketahui, sebagaimana “janji 100 harinya oleh Sekcam Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, selaku Pelaksana tugas ( PLT) di pemerintahan desa Tanrara tersebut, harus di buktikannya.
Sekertaris Kecamatan Bontonompo Selatan, (Bonsel) Gowa, juga Pelaksana tugas (PLT) desa Tanrara, Haluddin, S.ag., Msi, di hubungi via “WhtsApp” pribadinya, sampai berita ke 2 kembali langsir, namun sayangnya, PLT Kades Tanrara, hindari pertanyaan pewarta media ini. Minggu (16/4/23) (Bersambung)




