Di Duga Terlibat Politik Praktis, Pendamping PKH Desa Tindang di Gowa, Labrak Aturan Kemensos

iini hanya gambar Ilustrasi , Pendamping PKH ikut berpolitik praktis

Bomwaktu.com Gowa Sulsel — Pendamping PKH desa Tindang Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, Kurniati Dg Rimang (40) tahun, terindikasi terlibat politik praktis bahkan mendukung dan menjadi Penggerak Relawan salah satu Bakal Calon DPD RI, Al Hidayat Syamsu, di helat tahun 2024.

Musim politik Pesta demokrasi tahun 2024, pemilihan Calon (Pilcaleg) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD – RI) Legislatif Sulsel dan DPRD serta DPR RI, di Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), tinggal setahun, namun kondisi saat ini, musim politik gaungnya, sudah mulai hangat.di perguncingkan masyarakat.

Masing – masing tim petarung pemenangan, berbeda Partai dan dukungan sudah saling sikut menyikut melakukan pergerakan dengan berbagai cara.

Tampa merasa peduli lagi, “apakah itu, Labrak aturan ataupun bukan Labrak aturan, sudah mulai mengambil ancang-ancang berlangkah dari rumah ke rumah, guna mendekati kinstituwen guna meraih simpatisan di wilayah Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa.

Tak kalah menariknya, kondisi saat ini, lagi ramai di bicarakan di tengah masyarakat Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, khususnya di desa Tindang Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa,.

Bagimana tidak, hal ini, adanya tercium bau kurang sedap, dari salah satu Pendamping PKH desa Tindang Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, Kurniati Dg Rimang 40 tahun, disorot lantaran terindikasi terlibat dalam Politik Praktis

Padahal, tugas-tugas yang diemban para pendamping bansos Kemensos tersebut, sesuai aturan Kemensos, yakni, diantaranya meliputi sosialisasi PKH, validasi, verifikasi, Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).

Bukan sebaliknya Pendamping PKH desa, ikut berpolitik praktis untuk mengkampanyekan mendukung salah seorang cikal bakal Calonnya

Apa lacur, melalui sepak terjang oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) desa Tindang, di sebut sebut Kurniati Dg Rimang 40 tahun, diduga telah melakukan pengancaman atau intimidasi kepada seorang warga dari anggota Program Keluarga harapan (PKH) perempuan inisial (R) 64 tahun.

Dengan harapan ikut mendukung salah satu bakal calonnya di DPD RI, bernama : Al Hidayat Syamsu, warga asli Makassar, yang masih aktif dengan jabatan Anggota DPRD Kita Makassar.

Dalam menjalankan aksi otak bejatnya, pendamping PKH ini, pasalnya, di duga lakukan pengancaman kepada inisial (R), dan mengatakan, “heh, dukung Calon DPD RI, Al Hidayat Syamsu, “harap, Pendamping “PKH” desa Tindang Kecamatan Bonsel Gowa, Kurniati Dg Rimang 40 tahun,

Selanjutnya, dengan mulut enteng Kurniati, kembali ancam “jika sekarang tidak mengiyakan atau menuruti keinginan pendamping Program Keluarga harapan (PKH), maka nama ibu inisial (R) akan di coret alias tidak mengaktifkan lagi Kartunya sebagai peserta PKH, “tegas, Kurniati kepada saya anggota PKH desa Tindang Kecamatan Bonsel Gowa, ibu (R).

Perlu di ketahui, Pendamping PKH desa Tindang, Kurniati, berkunjung di rumah saya, Senin (29/02/23) sekira pukul : 19.00, Wita, malam, “ungkap, anggota PKH inisial (R) saat menggelar, konfernsi PERS kepada beberapa awak media.

Sebelumnya itu, di hari sama, Siang sekira, Jam ; 11.00, Wita, Senin (20/2/23) sebanyak, 5 orang Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, mendatangi kediaman S. Dg Ratu, anggota Program Keluarga Harapan (PKH).

Maksud kedatangannya, Ke 5 orang Panwas Kecamatan Bonsel Gowa, tersebut, sekaligus menyebut tugasnya juga adalah sebagi lembaga Survey yang katanya, di tugasi oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Gowa.

Petugas Panwas Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, kembali menanyakan, kepada Dg Ratu, terkait dukungan bakal calon DPD RI, Al hidayat Syamsu.

Selanjutnya, Dg Ratu di cecar lagi pertanyaan dari petugas Panwas, lalu mengatakan, apakah ibu Dg Ratu, mendukung bakal Calon Dewan Perwakilan Daerah Republik (DPD RI) Al Hidayat Syansul ataukah tidak… ? tanya, petugas Panwas Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, kepada Dg Ratu.

Namun setelah tanya jawab antara Panwas Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, dengan Dg Ratu, seorang anggota PKH domisili desa Tindang Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, selesai.

Selanjutnya, Petugas Panwas Kecamatan Bontonompo Gowa, memberikan lembaran Kertas sekaligus mengarahkan kepada Dg Ratu, untuk segerah di tanda tanganinya.

Alhasil Dg Ratu langsung menolak keras melakukan penanda tanganan, alias kurang merespon dalam memberi dukungannya kepada bakal Calon DPD RI, tahun, 2024, Al Hidayat Syansul, warga Asli Makassar, “tegas Dg Ratu.

Perlu di ketahui, sebagai orang tua yang belum tahu banyak, sehingga petugas Panwas Kecamatan memperkenalkan diri mengatakan, selain bertugas Panwas Kecamatan sekaligus di beri tugas atau mandat dari Komisi Pelaksana Pemilu (KPUD) Gowa, untuk melakukan Survey, terkait, pemberian dukungan oleh warga kepada bakal Calon DPD RI Al Hidayat Syamsu, “kata, dia kepada Dg Ratu anggota PKH desa Tindang Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, “urainya, dia. Kamis (23/2/23)

Acara Konferensi Pers bertempat di rumah Dg Ngempo desa Tindang Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, Kamis (23/02/23) siang.

Terpisah, awak media ini, kembali menghubungi Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) desa Tindang Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, Kurniati Dg Rimang, mengatakan, cuma kesalah pahaman kami tidak ada menyangkut pautkan Maslah ini dengan PKH ini.

Lagian pula, kata, Dg Rimang, kami sudah menjelaskan kepada anak dari orang tua penerima PKH, Dg Ratu, warga desa Tindang Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, dan itu cuman sampel, jadi disini kalau “memang tersebut tidak mau memberikan dukungan tidak ada unsur paksaan.

Bahkan anak Keluarga penerima manfaat, (KPM) Dg Ratu, sudah menerima penjelasan kami, demikian pula, anaknya, juga sudah menerima penjelasan dari kami. “Kalau memang KPM, tersebut tidak mau tidak ada paksaan sama sekali.

Selaku mendampingi lanjut, Kurniati Dg Rimang, cuma meminta tolong untuk dukungannya tapi tidak ada unsur paksaan…

Selain itu, nama yang ada cuman sampel, sebab saya disini cuma ingin mendukung salah-satu kandidat untuk Calon DPD RI, Al Hidayat Syamsu dan itu hak semua orang untuk memberikan dukungan.

Jadi disini saya hanya ingin mendukung kandidat tersebut, kalaupun saya mengajak masyarakat untuk mendukungnya tidak ada salahnya.

Selanjutnya, sambung, kalau pun masyarakat yang saya ajak untuk ikut mengdukung tidak mau tidak ada juga paksaan.

Semua masyarakat pasti mempunyai pilihan masing – masing Saya tidak membawa nama PKH, “tandas, Kurniati Dg Rimang, di hubungi Ponsel pribadinya via “WhtsAp” pribadinya Kamis (23/2/23)

Berdasarkan keterangan warga yang berhasil di tampung oleh media ini, mengatakan, Seharusnya itu, Camat Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, Daniyal, Opo, berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Disos) Pemda Gowa, H. Firdaus, S.Ag, M.Si, segera tanggap dengan adanya Pendamping PKH desa Tindang, ikut bermain di area politik.

Selain mengevaluasi juga “bila perlu di resavel, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tindang Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, Kurniati Dg Rimang, bersama pendamping Koordinator PKH Kecamatam, yang diduga ikut berpolitik praktis dalam mensosialisasikan salah satu bakal Calon DPD RI Al Hidayat Syamsu.

Parahnya, lagi bila pendamping PKH lakukan intimidasi, dan pengancaman kepada anggota Program Keluarga Harapan (PKH), hanya lantaran bakal calonnya tidak di responinya.

Hal, itu, sudah pelanggaran fatal, yang tidak bisa lagi di telelolir , sehingga di butuhkan saatnya untuk di evaluasi atau merombak kembali Pendamping PKH desa Tindang Kecamatan Bonsel Gowa, “harapnya, dia, yang layak di percaya kepada awak media ini. Kamis (23/2/23).

Sampai berita media ini tayangkan, pewarta berusaha ingin menghubungi Petugas Panwas Kecamatan Bontonompo Selatan (Bonsel) Gowa, namun sayang, tidak berhasil. (tim) bersambung.

Share the Post:
Scroll to Top