Ketua Adat Kerajaan Gowa, Angkat Bicara Hak Angket DPRD Gowa Lampaui Kewenangan, Sebar Isu Sensiti Bupati

Bomwaktu.com Gowa Sulsel  — Ketua Adat Angkat Bicara : Hentikan Kegaduhan Hak Angket DPRD Gowa, Jangan Rusak Citra Daerah.

Ketua Adat Kerajaan Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Sila Abe, menggelar kegiatan zikir akbar, doa bersama, dan tolak bala di kompleks Istana Balla Lompoa, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, pada Jumat malam (10/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sila Abe menyatakan bahwa proses hak angket yang digulirkan di DPRD Gowa dinilai telah melenceng dari prosedur dan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, langkah tersebut justru mengangkat isu sensitif terkait Bupati Gowa yang dinilai tidak semestinya diperbincangkan secara terbuka.

“Sebagai warga Gowa, mari kita junjung tinggi nilai asipakatau (saling memahami), bukan sebaliknya yang memicu perselisihan. Kegaduhan yang muncul akibat oknum tertentu hanya akan meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Ia menghimbau seluruh warga untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dinilai menyesatkan serta berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan daerah.

Sila Abe juga menegaskan agar Bupati Gowa Husniah beserta seluruh pemangku kepentingan dapat tetap menjalankan tugas pemerintahan tanpa terpengaruh oleh dinamika politik yang berkembang.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Gowa untuk menindaklanjuti penyebaran informasi yang bersifat provokatif.

Ia meminta agar baliho dan spanduk yang terpasang di ruang publik dengan muatan yang tidak beretika segera dicabut.

“Kami tidak ingin lagi mendengar isu sensitif beredar di tengah masyarakat. Serahkan segala proses kepada pihak berwenang untuk diselidiki secara adil, bukan malah menyebarkan tuduhan yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kedudukan Bupati Gowa tidak bisa digoyahkan hanya dengan cara-cara yang tidak sesuai aturan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung jalannya pemerintahan yang sedang berjalan.

Sebagai ketua adat yang memiliki jaringan hingga ke 18 kecamatan se-Kabupaten Gowa, Sila Abe berharap seluruh warga tetap menjaga ketertiban dan keharmonisan bersama.

Penulis (Naja)

Share the Post:
Scroll to Top